BI: Tren Rupiah cenderung turun
Kamis, 27 September 2012 - 17:06 WIB
BI: Tren Rupiah cenderung turun
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan adanya pelemahan pada nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika sebagai akibat dari ketidak seimbangan yang terjadi di antara supply dan demand di pasar valas.
Menurut Direktur Pengelolaan Moneter Bank Indonesia, Hendar, kondisi pelemahan yang terjadi dikarenakan kondisi eskpor yang menurun sementara jumlah impor terpantau lebih tinggi.
Hal tersebut mengakibatkan aliran dana asing atau capital in flow yang masuk tidak terlalu banyak. "Rupiah diperkirakan masih dalam tren melemah," ungkapnya kepada wartawan di Gedung BI, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Kendati demikian, dirinya menyebutkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelemahan tersebut. Karena yang terpenting bukanlah perihal pelemahan, namun lebih pada bagaimana peran BI dalam mengatur volatilitas, sehingga pelemahan rupiah tidak terjerembak lebih dalam.
"Yang penting bagaimana Bank Indonesia bisa mengelola volatilitas-nya dengan baik," tegasnya.
Menurut Direktur Pengelolaan Moneter Bank Indonesia, Hendar, kondisi pelemahan yang terjadi dikarenakan kondisi eskpor yang menurun sementara jumlah impor terpantau lebih tinggi.
Hal tersebut mengakibatkan aliran dana asing atau capital in flow yang masuk tidak terlalu banyak. "Rupiah diperkirakan masih dalam tren melemah," ungkapnya kepada wartawan di Gedung BI, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Kendati demikian, dirinya menyebutkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelemahan tersebut. Karena yang terpenting bukanlah perihal pelemahan, namun lebih pada bagaimana peran BI dalam mengatur volatilitas, sehingga pelemahan rupiah tidak terjerembak lebih dalam.
"Yang penting bagaimana Bank Indonesia bisa mengelola volatilitas-nya dengan baik," tegasnya.
(gpr)