IHSG menguat didorong stimulus dari China
Kamis, 27 September 2012 - 17:53 WIB
IHSG menguat didorong stimulus dari China
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada penutupan perdagangan Kamis (27/9/2012). Menguatnya IHSG didorong adanya stimulus dari negara ekonomi besar Asia, China.
IHSG, pada akhir perdagangan hari ini menguat 44,86 poin atau 1,07 persen menjadi 4.225,02. Sedangkan, LQ45 naik 7,06 poin atau 1,0 persen ke 724,05. "IHSG berhasil berbalik menguat setelah sebelumnya sempat melemah akibat kekhawatiran akan krisis utang Eropa yang semakin memburuk," ujar pengamat pasar modal dari Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono dalam analisisnya, Kamis (27/9/2012).
Lebih lanjut dia menerangkan, penguatan ini dikarenakan adanya stimulus dari negara ekonomi besar Asia, seperti China yang dianggap mampu mendongkrak ekonomi regional yang tengah lesu. "Menguatnya bursa regional termasuk IHSG didorong oleh spekulasi adanya stimulus dari China, yang diekspektasikan akan mampu mendorong ekonomi yang saat ini tengah lesu," pungkasnya.
Sektor pendukung indeks saham serentak bergerak menguat, yakni sektor agri naik 28,17 poin atau 1,3 persen, sektor tambang naik 24,23 poin atau 1,2 persen dan sektor konsumsi naik 20,62 poin atau 1,4 persen. Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar 3,6 triliun dengan volume sebanyak 4,6 miliar lembar saham. Tercatat, sebanyak 180 saham menguat, 69 saham melemah dan 104 saham stagnan.
IHSG, pada akhir perdagangan hari ini menguat 44,86 poin atau 1,07 persen menjadi 4.225,02. Sedangkan, LQ45 naik 7,06 poin atau 1,0 persen ke 724,05. "IHSG berhasil berbalik menguat setelah sebelumnya sempat melemah akibat kekhawatiran akan krisis utang Eropa yang semakin memburuk," ujar pengamat pasar modal dari Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono dalam analisisnya, Kamis (27/9/2012).
Lebih lanjut dia menerangkan, penguatan ini dikarenakan adanya stimulus dari negara ekonomi besar Asia, seperti China yang dianggap mampu mendongkrak ekonomi regional yang tengah lesu. "Menguatnya bursa regional termasuk IHSG didorong oleh spekulasi adanya stimulus dari China, yang diekspektasikan akan mampu mendorong ekonomi yang saat ini tengah lesu," pungkasnya.
Sektor pendukung indeks saham serentak bergerak menguat, yakni sektor agri naik 28,17 poin atau 1,3 persen, sektor tambang naik 24,23 poin atau 1,2 persen dan sektor konsumsi naik 20,62 poin atau 1,4 persen. Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar 3,6 triliun dengan volume sebanyak 4,6 miliar lembar saham. Tercatat, sebanyak 180 saham menguat, 69 saham melemah dan 104 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :