Pariwisata global tak terpengaruh krisis ekonomi

Jum'at, 28 September 2012 - 10:13 WIB
Pariwisata global tak...
Pariwisata global tak terpengaruh krisis ekonomi
A A A
Sindonews.com - Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) menyatakan, sektor pariwisata global telah beradaptasi dengan baik terhadap krisis ekonomi. Kondisi tersebut mendorong lembaga tersebut meningkat proyeksi kedatangan wisatawan internasional sebanyak 4 persen pada tahun ini.

“Sektor pariwisata di seluruh dunia telah terhantam krisis keuangan global sejak 2008 lalu. Saat itu kedatangan turis internasional hanya naik 2,1 persen setelah melonjak 6,6 persen pada 2007,” ujar Ketua UNWTO Taleb Rifai seperti dilansir AFP, kemarin.

Dia menambahkan, kedatangan wisatawan internasional juga merosot sebesar 3,8 persen pada 2009 akibat wabah virus flu babi, suatu kinerja pariwisata terburuk dalam 60 tahun. Meski begitu, kedatangan turis internasional kembali meningkat pada 2010 sebesar 6,6 persen dan 5 persen di 2011 meski masih terjadi krisis ekonomi yang dipicu masalah utang di Eropa.

Menurut Rifai, satu-satunya berita baik dari perekonomian global saat ini adalah berasal dari sektor pariwisata. Menurutnya, sektor ini berhasil mengatasi semua rintangan serta menyesuaikan diri dengan krisis yang menjadikan pariwisata merupakan industri yang sangat fleksibel.

Kendati demikian, dia masih mengkhawatirkan adanya pungutan pajak perjalanan di industri transportasi khususnya penerbangan. “Saat ini sebagian besar pajak tengah ditempatkan di sektor pariwisata,” paparnya.

Sekadar diketahui, jumlah kedatangan turis internasional di seluruh dunia terutama di Asia Pasifik tumbuh 5 persen, menjadi 467 juta orang pada semester I/2012. UNWTO menyatakan, pihaknya masih memperkirakan kenaikan kedatangan wisatawan internasional pada akhir tahun ini sebesar 3–4 persen.

Pada November atau Desember kedatangan turis diprediksi mencapai 1 miliar orang. Walaupun saat ini terdapat turbulensi ekonomi, yang diperkirakan mengubah cara bepergian wisatawan dengan mencari penawaran lebih murah, namun orang-orang masih akan melakukan perjalanan. “Perjalanan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dunia,” papar UNWTO.

Lebih lanjut Rifai menjelaskan, Eropa sebagai negara yang paling banyak dikunjungi di dunia memiliki peningkatan jumlah pengunjung sebanyak 4% antara Januari dan Juni.

Sebelumnya, Asosiasi Maskapai Penerbangan Internasional (IATA) menyatakan, permintaan perjalanan udara pada tahun ini diperkirakan menguat 4,8 persen, naik dari proyeksi sebelumnya 4,2 persen. Menurut IATA, sepanjang tahun ini jumlah penumpang pesawat udara diperkirakan mencapai 2,99 miliar orang, naik dari tahun lalu 2,83 miliar orang.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
11 menit yang lalu
MNC Sekuritas dan Politeknik...
MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor
46 menit yang lalu
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
2 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
2 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
2 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved