Sekar Bumi bangun pabrik tahun depan
Jum'at, 28 September 2012 - 13:13 WIB
Sekar Bumi bangun pabrik tahun depan
A
A
A
Sindonews.com - PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) akan membangun pabrik baru pada awal 2013. Untuk merealisasikan rencana tersebut, perusahaan yang bergerak di sektor industri manufaktur dan penyaluran makanan olahan beku, ini mengalokasikan dana sebesar Rp80 miliar.
President Direktur SKBM Harry Lukmito mengatakan, perseroan pada tahun depan akan membangun satu pabrik, yang berlokasi di Jakarta. "Tahun depan mau bangun pabrik baru di Jakarta," kata dia kepada wartawan di Bursa Efek Jakarta (BEI) Jakarta, Jumat (28/9/2012).
Terkait alokasi dana, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp80 miliar. "Realisasinya sampai akhir tahun depan, tapi untuk pembangunan pabrik awal tahun depan dengan biaya Rp80 miliar," tambahnya.
Pabrik baru itu, kata Harry, akan dibuka untuk produksi makanan beku dan frozen seafood. "Kalau yang sudah ada, lokasi pabrik kami sekarang ini ada di Jawa Timur. Untuk budidaya udangnya kami bekerjasama dengan penambak sekitar dalam skala kecil, tapi cukup banyak," ujar dia.
Di samping itu, perseroan menargetkan peningkatan pendapatan dari penjualan produk mencapai Rp700 miliar hingga akhir tahun ini. Adapun, pendapatan yang berhasil diperoleh perseroan hingga paruh pertama tahun ini senilai Rp360 miliar.
President Direktur SKBM Harry Lukmito mengatakan, perseroan pada tahun depan akan membangun satu pabrik, yang berlokasi di Jakarta. "Tahun depan mau bangun pabrik baru di Jakarta," kata dia kepada wartawan di Bursa Efek Jakarta (BEI) Jakarta, Jumat (28/9/2012).
Terkait alokasi dana, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp80 miliar. "Realisasinya sampai akhir tahun depan, tapi untuk pembangunan pabrik awal tahun depan dengan biaya Rp80 miliar," tambahnya.
Pabrik baru itu, kata Harry, akan dibuka untuk produksi makanan beku dan frozen seafood. "Kalau yang sudah ada, lokasi pabrik kami sekarang ini ada di Jawa Timur. Untuk budidaya udangnya kami bekerjasama dengan penambak sekitar dalam skala kecil, tapi cukup banyak," ujar dia.
Di samping itu, perseroan menargetkan peningkatan pendapatan dari penjualan produk mencapai Rp700 miliar hingga akhir tahun ini. Adapun, pendapatan yang berhasil diperoleh perseroan hingga paruh pertama tahun ini senilai Rp360 miliar.
(rna)
Lihat Juga :