Kunjungan Wisman ke Jabar turun 4.500 orang
Selasa, 02 Oktober 2012 - 12:43 WIB
Kunjungan Wisman ke Jabar turun 4.500 orang
A
A
A
Sindonews.com - Selama bulan Agustus 2012, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Barat melalui pintu masuk Bandara Husen Sastranegara dan Pelabuhan Muarajati Cirebon turun. Pada Agustus 2012, kunjungan wisman ke Jabar hanya mencapai 7.194 orang dari kunjungan pada bulan Juli sebanyak 11.736 orang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Gema Purwana mengatakan, pihaknya mencatat penurunan kunjungan wisman ke Jabar pada Agustus 2012 sekitar 39,15 persen atau turun 4.500 orang dari jumlah kunjungan pada bulan Juli sebanyak 11.736 orang. Turunnya angka kunjungan wisman ke Jabar disebabkan berkurangnya kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung.
“Pada Agustus, wisman yang masuk melalui Bandara Husein Sastranegara sebanyak 7.084 orang. Jauh lebih kecil dari kunjungan pada Juli 2012 yang mencapai 11.642 orang,” kata Gema Purwana saat menyampaikan rilis bulanan di Kantor BPS Jabar, Jalan PHH Mustopa, Kota Bandung, kemarin.
Penurunan tersebut, lanjut dia, disebabkan minimnya kedatangan tamu asing dari beberapa Negara terutama Malaysia. Pada Juli 2012, wisman Malaysia yang datang ke Bandung mendekati 9.000 orang.
Sementara pada Agustus 2012, kunjungannya turun menjadi sekitar 5.000 orang. Hal serupa juga terjadi pada wisman asal Singapura. Wisman asal Negara Singa Putih itu turun dari 1.485 orang (Juli) menjadi 1.023 orang (Agustus).
Kunjungan wisman dari Negara lain juga mengalami penurunan. Seperti Philipina dari 42 orang (Juli) menjadi 27 orang (Agustus). Thailand 60 orang menjadi 30 orang, India 109 ornag menjadi 49 orang, Saudi Arabia dari 30 orang menjadi 7 orang saja. Namun demikian, kunjungan wisman dari Negara lainnya meningkat dari 396 orang menjadi 532 orang pada Agustus 2012.
Lain halnya dengan kedatangan wisman melalui pintu masuk Pelabuhan Muarajati Cirebon. BPS mencatat kenaikan dari 94 orang pada Juli menjadi 110 orang pada Agustus 2012. Atau naik sekitar 17,02 persen. “Mereka didominasi crew kapal yang berlabuh untuk beberapa saat,” timpal dia.
Lebih lanjut Gema mengatakan, sejalan dengan turunnya kunjungan wisman ke Jabar, tingkat hunian hotel di Jabar juga mengalami penurunan sekitar 2,68 poin. Pada Juli 2012, okupansi hotel mencapai 41,97 persen turun menjadi 39,29 persen pada Agustus 2012.
Penurunan tersebut terjadi hampir di semua kelas, kecuali hotel bintang 4. Hotel bintang 4 justru mengalami peningkatan hunian dari 52,3 persen meniadi 53,5 persen.
“Pada hotel berbintang lainnya, okupansi tertinggi di dominasi oleh hotel dengan jumlah kamar antara 10-24 unit,” kata dia. Hal itu berbeda dengan kondisi pada Bulan Juli, dimana hunian tertinggi terjadi pada hotel dengan jumlah antara 41-100 kamar.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Gema Purwana mengatakan, pihaknya mencatat penurunan kunjungan wisman ke Jabar pada Agustus 2012 sekitar 39,15 persen atau turun 4.500 orang dari jumlah kunjungan pada bulan Juli sebanyak 11.736 orang. Turunnya angka kunjungan wisman ke Jabar disebabkan berkurangnya kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung.
“Pada Agustus, wisman yang masuk melalui Bandara Husein Sastranegara sebanyak 7.084 orang. Jauh lebih kecil dari kunjungan pada Juli 2012 yang mencapai 11.642 orang,” kata Gema Purwana saat menyampaikan rilis bulanan di Kantor BPS Jabar, Jalan PHH Mustopa, Kota Bandung, kemarin.
Penurunan tersebut, lanjut dia, disebabkan minimnya kedatangan tamu asing dari beberapa Negara terutama Malaysia. Pada Juli 2012, wisman Malaysia yang datang ke Bandung mendekati 9.000 orang.
Sementara pada Agustus 2012, kunjungannya turun menjadi sekitar 5.000 orang. Hal serupa juga terjadi pada wisman asal Singapura. Wisman asal Negara Singa Putih itu turun dari 1.485 orang (Juli) menjadi 1.023 orang (Agustus).
Kunjungan wisman dari Negara lain juga mengalami penurunan. Seperti Philipina dari 42 orang (Juli) menjadi 27 orang (Agustus). Thailand 60 orang menjadi 30 orang, India 109 ornag menjadi 49 orang, Saudi Arabia dari 30 orang menjadi 7 orang saja. Namun demikian, kunjungan wisman dari Negara lainnya meningkat dari 396 orang menjadi 532 orang pada Agustus 2012.
Lain halnya dengan kedatangan wisman melalui pintu masuk Pelabuhan Muarajati Cirebon. BPS mencatat kenaikan dari 94 orang pada Juli menjadi 110 orang pada Agustus 2012. Atau naik sekitar 17,02 persen. “Mereka didominasi crew kapal yang berlabuh untuk beberapa saat,” timpal dia.
Lebih lanjut Gema mengatakan, sejalan dengan turunnya kunjungan wisman ke Jabar, tingkat hunian hotel di Jabar juga mengalami penurunan sekitar 2,68 poin. Pada Juli 2012, okupansi hotel mencapai 41,97 persen turun menjadi 39,29 persen pada Agustus 2012.
Penurunan tersebut terjadi hampir di semua kelas, kecuali hotel bintang 4. Hotel bintang 4 justru mengalami peningkatan hunian dari 52,3 persen meniadi 53,5 persen.
“Pada hotel berbintang lainnya, okupansi tertinggi di dominasi oleh hotel dengan jumlah kamar antara 10-24 unit,” kata dia. Hal itu berbeda dengan kondisi pada Bulan Juli, dimana hunian tertinggi terjadi pada hotel dengan jumlah antara 41-100 kamar.
(gpr)
Lihat Juga :