Berau minta klarifikasi Bumi Plc
Selasa, 02 Oktober 2012 - 17:02 WIB
Berau minta klarifikasi Bumi Plc
A
A
A
Sindonews.com - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) akhirnya angkat bicara terkait kabar yang beredar tentang dugaan penyelewengan dana biaya eksplorasi sebesar USD390 juta. Pengeluaran tersebut tidak tercatat dalam laporan keuangan Bumi Plc tahun buku 2011.
Terkait kabar tersebut Direktur Utama BRAU, Rosan P Roeslani menegaskan bahwa hingga kini tidak ada penyidikan terhadap perusahaan. Pihaknya menyayangkan adanya pemberitaan yang berkembang.
"Pada 1 Oktober (2012), kami telah mengirimkan surat secara resmi kepada Bumi Plc menanyakan maksud tentang press release yang beredar, semoga cepat mendapatkan respons," katanya saat paparan publik di Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Rosan menambahkan, pihaknya telah meminta klarifikasi dari pemberitaan tersebut. Pasalnya, berita yang beredar menjadi suatu chaos yang cukup dahsyat.
"Saya sama sekali tidak mengetahui tentang penyidikan tersebut, saya tidak diberi tahu dan tidak diinfokan. Sebelumnya, pada 6 September saya ke London, di sana kami mengadakan pertemuan, tapi tidak ada pembicaraan apapun," jelasnya.
Pihaknya pun mengharapkan bahwa jawaban dari Bumi Plc tersebut memberikan konfirmasi agar tidak simpang siur, apapun jawabannya akan membantu untuk mengklarifikasi dan kejelasan mendalam.
"Saat ini kami hanya ingin fokus terhadap perusahaan, selain itu kami tidak ingin berspekulasi lebih mendalam tentang berita-berita yang beredar," tandas Rosan.
Terkait kabar tersebut Direktur Utama BRAU, Rosan P Roeslani menegaskan bahwa hingga kini tidak ada penyidikan terhadap perusahaan. Pihaknya menyayangkan adanya pemberitaan yang berkembang.
"Pada 1 Oktober (2012), kami telah mengirimkan surat secara resmi kepada Bumi Plc menanyakan maksud tentang press release yang beredar, semoga cepat mendapatkan respons," katanya saat paparan publik di Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Rosan menambahkan, pihaknya telah meminta klarifikasi dari pemberitaan tersebut. Pasalnya, berita yang beredar menjadi suatu chaos yang cukup dahsyat.
"Saya sama sekali tidak mengetahui tentang penyidikan tersebut, saya tidak diberi tahu dan tidak diinfokan. Sebelumnya, pada 6 September saya ke London, di sana kami mengadakan pertemuan, tapi tidak ada pembicaraan apapun," jelasnya.
Pihaknya pun mengharapkan bahwa jawaban dari Bumi Plc tersebut memberikan konfirmasi agar tidak simpang siur, apapun jawabannya akan membantu untuk mengklarifikasi dan kejelasan mendalam.
"Saat ini kami hanya ingin fokus terhadap perusahaan, selain itu kami tidak ingin berspekulasi lebih mendalam tentang berita-berita yang beredar," tandas Rosan.
(rna)
Lihat Juga :