Cegah demo, Menperin ajak buruh dialog

Selasa, 02 Oktober 2012 - 18:54 WIB
Cegah demo, Menperin...
Cegah demo, Menperin ajak buruh dialog
A A A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian, MS Hidayat berharap para buruh tak turun ke jalan untuk melakukan aksi demonstrasi. Dia berharap persoalan yang menjadi tuntutan buruh dibahas bersama dengan pemerintah dengan jalan dialog.

"Sebetulnya isu para pendemo itu bisa kita dialogkan tanpa harus turun ke jalan," ujar Hidayat di Istana Negara Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Kendati demikian, Hidayat tak bisa melarang sebanyak tiga juta buruh untuk tak turun ke jalan. Dia mengakui sebagai negara demokrasi, buruh berhak menyuarakan hak dan tuntutannya. Namun, dia berharap buruh dapat melakukan aksi demo dengan damai dan tak mengganggu aktivitas buruh lainnya yang tak ikut berdemo.

"Tapi sebagai negara demokrasi, mereka berhak untuk melakukan demonstrasi sepanjang tidak memengaruhi dan mengganggu produksi dan tidak juga mengganggu bagi mereka yang tidak mau melakukan demonstrasi," paparnya.

Terkait tiga juta buruh yang besok akan melakukan mogok kerja, Hidayat menyayangkannya, pasalnya hal itu akan memengaruhi proses produksi dari perusahaan tempat buruh bekerja.

"Tidak semuanya akan melakukan mogok kerja. Mogok kerja sebenarnya adalah bagian suatu gerakan yang bisa memengaruhi proses produksi, itu yang ingin saya hindari. Selama kita bisa menjalankan dialog, buat saya isu-isu yang mereka lakukan masih bisa diselesaikan dengan dialog," tuturnya.

Sebelumnya, jutaan buruh di seluruh Indonesia akan menggelar mogok kerja pada Rabu (3/10/2012) besok. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengatakan, mogok kerja akan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB.

"Kami akan bergerak melakukan aksi damai di 21 kota se-Indonesia," kata dia di Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Dia memperkirakan ada tiga juta buruh yang terlibat dalam aksi ini. Mereka berasal dari tiga serikat pekerja yakni KSPSI, KSPI dan KSBSI yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI).

Kota-kota yang akan menjadi fokus aksi buruh adalah Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Tangerang, Batam dan Bogor. Menurut Andi, ini merupakan aksi terbesar untuk memperjuangkan nasib buruh.

"Aksi besar-besaran ini untuk menuntut hapus outsourcing, tolak upah murah dan laksanakan jaminan sosial pada 2014," tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
14 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
15 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
25 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved