Private placement pekan depan, BHIT incar Rp1,07 T
Rabu, 03 Oktober 2012 - 16:08 WIB
Private placement pekan depan, BHIT incar Rp1,07 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bahkti Investama Tbk (BHIT) akan menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (private placement) sebanyak 2,185 miliar saham pada pekan depan, dengan mengincar dana sebesar Rp1,07 triliun.
"Perkiraan jadwal penerbitan saham baru pada 9 Oktober 2012," kata Direktur BHIT Darma Putra dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Adapun, harga pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD sebesar Rp490 per lembar saham. Jika jumlah saham yang akan diterbitkan dikalikan dengan harga pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD, maka potensi dana yang diperoleh perseroan dari private palcement tersebut mencapai Rp1,07 triliun.
Jumlah saham biasa perseroan sebelum pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD sebanyak 33.499.562.307 saham. Sementara jumlah saham biasa perseroan setelah pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD menjadi 35.684.562.307 saham.
Sementara itu, perseroan pada semester II tahun ini menargetkan akan mengakuisisi satu bank, dengan sumber pendanaan dari internal perusahaan, baik dari dana hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) anak usahanya maupun dari penerbitan saham baru.
"Perkiraan jadwal penerbitan saham baru pada 9 Oktober 2012," kata Direktur BHIT Darma Putra dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Adapun, harga pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD sebesar Rp490 per lembar saham. Jika jumlah saham yang akan diterbitkan dikalikan dengan harga pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD, maka potensi dana yang diperoleh perseroan dari private palcement tersebut mencapai Rp1,07 triliun.
Jumlah saham biasa perseroan sebelum pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD sebanyak 33.499.562.307 saham. Sementara jumlah saham biasa perseroan setelah pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD menjadi 35.684.562.307 saham.
Sementara itu, perseroan pada semester II tahun ini menargetkan akan mengakuisisi satu bank, dengan sumber pendanaan dari internal perusahaan, baik dari dana hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) anak usahanya maupun dari penerbitan saham baru.
(rna)
Lihat Juga :