Transaksi Manunggal Fair capai Rp2,33 M
Minggu, 07 Oktober 2012 - 15:47 WIB
Transaksi Manunggal Fair capai Rp2,33 M
A
A
A
Sindonews.com – Animo masyarakat Kulonprogo menyaksikan event tahunan, Manunggal Fair (MF) terus menggeliat. Hal ini terlihat dari peningkatan transaksi yang mencapai 41 persen. Jika tahun lalu, event yang sama menghasilkan Rp1,65 M, tahun ini mencapai Rp2,33 M.
Kemarin malam, event resmi ditutup. Upacara penutupan dimeriahkan pesta kembang api yang digelar secara spektakuler. Reggae Ambassador, Ras Muhammad beserta beberapa band lokal turut memeriahkan penutupan ini.
“Transaksi selama MF berlangsungnya mulai 28 September–6 Oktober 2012 meningkat signifikan, mencapai 41 persen. Secara keseluruhan tahun lalu, transaksi hanya Rp1,65 miliar, tahun ini naik menjadi Rp2,33 miliar,” kata Ketua Panitia Manunggal Fair, Rudy Widiatmoko, Minggu (7/10/2012).
Rudy mengatakan, peningkatan tidak saja terjadi pada nilai transaksi. Peserta yang ambil bagian dalam event yang sudah 12 kali digelar juga bertambah. Semula, event ini diikuti 74 peserta dari dari jumlah instansi, BUMN/BUMD dan ormas 85 peserta.
Menurut dia, berdasarkan penilaian panitia selama event berlangsung, stan PT Pegadaian (Persero), Bank BRI Wates dan Paradewa Craft (Dongklak Art) menjadi yang terbaik kategori umum/swasta. Kategori Sekolah/Perguruan Tinggi, SD Percobaan 4 menjadi yang terbaik. Disusul SMK 2 Pengasih, dan IKIP PGRI Wates.
Untuk Kategori SKPD/Instansi berturut-turut adalah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana, serta Kantor Pelayanan Terpadu Kulonprogo.
"Selama Manunggal Fair 2012 warga masyarakat yang menginginkan pelayanan dari instansi, seperti akte kelahiran, pajak, perbankan, kesehatan serta surat-surat kendaraan bias terlayani dengan baik," tambah dia.
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengapresiasi keksesan manunggal fair tahun ini. Dia berharap, tahun depan event yang sama berjalan lebih baik dan menghdirkan inovasi lebih. “Tahun ini event dirancang dan ditata berbeda. Semua itu bertujuan agar masyarakat dapat melihat hasil dari UMKM dengan senang hati. Sebab stan sudah dikelompokkan sesuai dengan jenis produknya," kata Sutedjo.
Kemarin malam, event resmi ditutup. Upacara penutupan dimeriahkan pesta kembang api yang digelar secara spektakuler. Reggae Ambassador, Ras Muhammad beserta beberapa band lokal turut memeriahkan penutupan ini.
“Transaksi selama MF berlangsungnya mulai 28 September–6 Oktober 2012 meningkat signifikan, mencapai 41 persen. Secara keseluruhan tahun lalu, transaksi hanya Rp1,65 miliar, tahun ini naik menjadi Rp2,33 miliar,” kata Ketua Panitia Manunggal Fair, Rudy Widiatmoko, Minggu (7/10/2012).
Rudy mengatakan, peningkatan tidak saja terjadi pada nilai transaksi. Peserta yang ambil bagian dalam event yang sudah 12 kali digelar juga bertambah. Semula, event ini diikuti 74 peserta dari dari jumlah instansi, BUMN/BUMD dan ormas 85 peserta.
Menurut dia, berdasarkan penilaian panitia selama event berlangsung, stan PT Pegadaian (Persero), Bank BRI Wates dan Paradewa Craft (Dongklak Art) menjadi yang terbaik kategori umum/swasta. Kategori Sekolah/Perguruan Tinggi, SD Percobaan 4 menjadi yang terbaik. Disusul SMK 2 Pengasih, dan IKIP PGRI Wates.
Untuk Kategori SKPD/Instansi berturut-turut adalah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana, serta Kantor Pelayanan Terpadu Kulonprogo.
"Selama Manunggal Fair 2012 warga masyarakat yang menginginkan pelayanan dari instansi, seperti akte kelahiran, pajak, perbankan, kesehatan serta surat-surat kendaraan bias terlayani dengan baik," tambah dia.
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengapresiasi keksesan manunggal fair tahun ini. Dia berharap, tahun depan event yang sama berjalan lebih baik dan menghdirkan inovasi lebih. “Tahun ini event dirancang dan ditata berbeda. Semua itu bertujuan agar masyarakat dapat melihat hasil dari UMKM dengan senang hati. Sebab stan sudah dikelompokkan sesuai dengan jenis produknya," kata Sutedjo.
(gpr)