Profident Agro resmi melantai di bursa
Senin, 08 Oktober 2012 - 10:09 WIB
Profident Agro resmi melantai di bursa
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang penghujung tahun 2012, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru. Hadir sebagai emiten ke 16 tahun ini, PT Profident Agro Tbk resmi melantai di BEI dengan kode PALM.
"Harga saham perdana yang ditawarkan dan dibuka sebesar Rp450 perlembar saham. Kami berharap mendapat respon investor yang positif," terang Direktur Utama PALM Tri Boeeono, dalam sambutannya di gedung BEI, Jakarta, Senin (8/10/2012).
PALM sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang agri bisnis yang berfokus pada pengelolaan kelapa sawit. Dalam Initial Public Offering (IPO)-nya, PALM melepas sebanyak 659.151.000 lembar saham atau sekira 13,4 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dari hasil IPO itu sendiri PALM berencana mengalokasikan sebagian besarnya untuk pembiayaan belanja modal Entitas Anak. "Rencananya sekitar 85 persen akan dipergunakan untuk membiayai belanja modal Entitas Anak, berkaitan dengan kegiatan pembebasan lahan dalam rangka perluasan perkebunan, penanaman, perawatan dan lain-lain," sambung Tri.
Hadir sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Indo Premier Securities dan PT DBS Vickers Securities Indonesia. "Dukungan dan sambutan yang diberikan oleh komunitas pasar modal di Indonesia merupakan bukti kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Perseroan yakin dengan dukungan yang diberikan, kinerja Perseroan akan semakin baik di masa mendatang," tutupnya.
"Harga saham perdana yang ditawarkan dan dibuka sebesar Rp450 perlembar saham. Kami berharap mendapat respon investor yang positif," terang Direktur Utama PALM Tri Boeeono, dalam sambutannya di gedung BEI, Jakarta, Senin (8/10/2012).
PALM sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang agri bisnis yang berfokus pada pengelolaan kelapa sawit. Dalam Initial Public Offering (IPO)-nya, PALM melepas sebanyak 659.151.000 lembar saham atau sekira 13,4 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dari hasil IPO itu sendiri PALM berencana mengalokasikan sebagian besarnya untuk pembiayaan belanja modal Entitas Anak. "Rencananya sekitar 85 persen akan dipergunakan untuk membiayai belanja modal Entitas Anak, berkaitan dengan kegiatan pembebasan lahan dalam rangka perluasan perkebunan, penanaman, perawatan dan lain-lain," sambung Tri.
Hadir sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Indo Premier Securities dan PT DBS Vickers Securities Indonesia. "Dukungan dan sambutan yang diberikan oleh komunitas pasar modal di Indonesia merupakan bukti kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Perseroan yakin dengan dukungan yang diberikan, kinerja Perseroan akan semakin baik di masa mendatang," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :