Sentimen negatif terus banyangi IHSG

Selasa, 09 Oktober 2012 - 07:21 WIB
Sentimen negatif terus...
Sentimen negatif terus banyangi IHSG
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau masih mampu menguat. Namun, terdapat gap yang sebelumnya terbentuk kembali tertutupi dengan pelemahan di awal pekan. Diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.233-4.253 dan resistance 4.283-4.293.

"Tetapi, secara tidak langsung dapat membuka peluang pelemahan lanjutan jika data-data maupun beberapa sentimen yang ada tidak cukup kuat menahan pelemahan tersebut," kata analis Trust Securities Reza Priyambada, di Jakarta, Selasa (9/10/2012).

Reza menambahkan, bursa saham Eropa masih bergerak negatif, merespons refleksi dari Bank Dunia (World Bank/WB) terhadap perlambatan di Asia Timur. Selain itu, para investor bersikap wait and see pelaku terhadap hasil pertemuan para Menteri Keuangan Eropa yang akan membahas dana talangan.

Sedangkan pada bursa saham Amerika Serikat (AS) yang bergerak negatif dipicu sikap wait and see pelaku pasar terhadap rilis laporan keuangan emiten Q3-12 dikhawatirkan ikut memberikan setimen. "Bila pelemahan masih terjadi di kedua bursa tersebut maka akan berimbas negatif pada pelemahan bursa saham Asia hari ini," katanya.

"Perlu dicermati kondisi pasar bila kenaikan IHSG mulai terbatas dan terlihat bahwa IHSG hanya mampu naik 13 poin untuk mendekati level tertinggi terbarunya di 4.324,80 dan setelah itu, IHSG kehilangan daya dorong hingga kembali mendarat di zona merah," tambah dia.

Negatifnya pembukaan pasar saham Eropa turut membuat pelaku pasar melancarkan aksi jual sehingga makin membuat IHSG tertekan. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.324,80 di pertengahan sesi I dan juga sempat menyentuh level 4.242 di pertengahan sesi II dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.268,24.

"Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell," kata Reza.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Prediksi IHSG Pekan...
Prediksi IHSG Pekan Depan: Waspada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham-Saham Ini
IHSG Berpeluang Bergerak...
IHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 6.202-6.318 Jelang Rilis Suku Bunga
Indeks Dijampi Mengkerut,...
Indeks Dijampi Mengkerut, Pelototi Enam Saham di Bawah Ini
Indeks Dirapal Melempem,...
Indeks Dirapal Melempem, Cermati lima Saham Ini
Pemulihan Ekonomi yang...
Pemulihan Ekonomi yang Digencarkan Pemerintah Akan Kerek IHSG
Berita Terkini
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
30 menit yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
1 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
2 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
2 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
4 jam yang lalu
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved