2013, Indramayu targetkan bangun pelabuhan batubara

Selasa, 09 Oktober 2012 - 10:05 WIB
2013, Indramayu targetkan...
2013, Indramayu targetkan bangun pelabuhan batubara
A A A
Sindonews.com - Proyek nasional pelabuhan batu bara yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, diperkirakan akan memasuki tahapan baru pada awal 2013 mendatang.

Kepala Badan penanaman modal dan perijinan (BPMP) kabupaten Indramayu, Dono Djuanda Endo mengatakan pembangunan pelabuhan batu bara diperkirakan akan mulai memasuki tahapan yang lebih serius pada tahun depan.

"Untuk saat ini, kita belum memastikan apakah ada perkembangan dan rencana pembangunan pelabuhan batu bara. Kemungkinan, baru akan dilakukan tahun depan," kata dia kala ditemui di Indramayu.

Pemerintah kabupaten Indramayu dan PT Kasepuhan Bulk Terminal sendiri telah melakukan kerjasama dalam pembangunan pelabuhan batu bara. Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon yang juga Presiden Komisaris dan Pemegang Saham PT Kasepuhan Bulk Terminal (KBT), Sultan Arief Natadingirat, melakukan penandatanganan nota Kesepahaman dengan Bupati Indramayu Anna Sophanah.

Kerjasama tersebut tentang Pembangunan Pelabuhan Utama sebagai Sentral Sistem Logistik Serta Distribusi Untuk Energi dan Perekonomian Nasional di Kabupaten Indramayu pada Februari 2012 lalu.

Pelabuhan ini diproyeksikan sebagai sentral sistem logistik dan distribusi nasional khususnya Pulau Jawa dari dan keluar Pulau Jawa untuk kebutuhan energi barang dan industri termasuk stabilitas kebutuhan pangan yang berbentuk curah basah dan kering.

Selain itu, pelabuhan ini dirancang untuk mengurangi beban sarana infrastruktur darat terutama jalan raya dan juga mengurangi biaya dan waktu tempuh sampai di tujuan dengan disinergikannya sistem perkeretaapian yang sudah memiliki sebagai sarana transportasi yang handal dan terkoneksi hampir ke seluruh kota-kota di Pulau Jawa. "Sarana-sarana pendukung pelabuhan seperti stasiun kereta juga akan disiapkan," ungkap Dono.

Nota Kesepahaman antara PT. KBT dengan Pemkab Indramayu ini meliputi ruang lingkup Pembangunan peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur, kemudian intensifikasi dan ekstensifikasi retribuĂ­s dan pajak daerah, pemberdayaan petani dan nelayan, ketenagakerjaan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ruang lingkup lain yang menjadi kesepahaman yaitu advokasi hukum, peran serta BUMD dan pengusaha daerah, penyelerasan dan pelaksanaan program CSR, relokasi permukiman, kerjasama dalam penyelesaian perijinan daerah, dan peningkatan koalitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Rencana pembangunan pelabuhan ini akan berada di wilayah Kecamatan Patrol dan menggunakan lahan seluas 500 hektare (ha) di tiga desa yakni Sukahaji, Bugel, dan Patrol Lor.

Sementara itu ketua fraksi Golkar DPRD Kabupaten Indramayu, Dedy Rachmatullah, menjelaskan pelabuhan batu bara yang dibangun di Kecamatan Patrol akan memiliki dampak yang cukup besar terhadap perkembangan perekonomian masyarakat. "Geliat usaha dan perputaran ekonomi akan sangat tinggi dengan dibangunnya pelabuhan batu bara," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Nasional dengan Pembangunan Infrastruktur
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
14 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
15 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
25 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved