Kadin sinergikan usaha kecil dan besar
Selasa, 09 Oktober 2012 - 15:22 WIB
Kadin sinergikan usaha kecil dan besar
A
A
A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar berupaya mensinergikan pengusaha kecil dan besar. Sinergi yang baik antar elemen pebisnis diharapkan berdampak positif terhadap pemerataan pertumbuhan ekonomi di Jabar.
Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutisno mengatakan, upaya kongkrit yang saat ini sedang terus digarap Kadin Jabar yaitu mensinergikan pengusaha kecil dan besar. Sinergi tersebut, dalam bentuk hubungan bisnis, kerjasama informasi, dan lainnya.
"Pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 6,5 persen diharapkan dirasakan oleh semua lini masyarakat. Makanya, kita terjadi sinergi antara pengusaha kecil dan besar. Itu menjadi tugas Kadin," kata Agung Suryamal Sutisno di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kadin Jabar dan PHRI Jabar di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (9/10/2012).
Menurut dia, keanggotaan Kadin yang berasal dari berbagai elemen bisnis mempermudah dalam mesinergikannya. Pengembangan bisnis yang nantinya di hasilkan, diharapkan memperbesar ekapsni bisnis pengusaha Jabar ke pasar domestik dan internasional.
Lebih lanjut Agung mengatakan, pembangunan Gedung Kadin Jabar diharapkan dapat lebih memperluas garapan kerja Kadin Jabar dalam pengembangan bisnis. Terutama dalam membangun jaringan bisnis domestik dan internasional.
"Kedepan, tantangan pengusaha lokal semakin berat. Bagaimana, pengusaha Jabar dapat menguasai sektor financial, akses pasar, paham tentang ekspor impor untuk bisnis internasional," timpal Agung. Gedung baru Kadin, nantinya akan di foskukan untuk kegiatan operasional organisasi.
Pembangunan Gedung Kadin dan PHRI, menelan biaya sekitar Rp8 miliar. Sebanyak Rp3 miliar di antaranya berasal dari Pemprov Jabar. Sementara sisanya dianggarkan dari dana Kadin. Pembangunan gedung tersebut, diharapkan rampung sampai 12 bulan kedepan.
Diakui Agung, tantangan Kadin kedepan akan lebih berat. Terutama dalam menyokong pertumbuhan ekonomi Jabar. Salah satunya, mendongkrak komposisi pengusaha di Jabar menjadi 2 persen. "Kita terus berusaha menelorkan pengusaha baru lewat Program Perahu," kata dia.
Tahun ini, Kadin berhasil menciptakan sekitar 300 pelaku usaha baru. Mereka bergerak di berbagai sektor usaha. Kedepannya, pihaknya akan terus menggalakkan terciptanya pelaku usaha baru melalui program-program Kadin lainnya.
Selain itu, Kadin Jabar juga akan menjalin sinergi dengan pemerintah dalam menerbitkan regulasi yang mempermudah iklim industri dan investasi di Jabar. "Pemerintah sudah berkomitmen mendorong iklim usaha dengan mempermudah berbagai hambatan usaha," imbuh dia.
Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutisno mengatakan, upaya kongkrit yang saat ini sedang terus digarap Kadin Jabar yaitu mensinergikan pengusaha kecil dan besar. Sinergi tersebut, dalam bentuk hubungan bisnis, kerjasama informasi, dan lainnya.
"Pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 6,5 persen diharapkan dirasakan oleh semua lini masyarakat. Makanya, kita terjadi sinergi antara pengusaha kecil dan besar. Itu menjadi tugas Kadin," kata Agung Suryamal Sutisno di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kadin Jabar dan PHRI Jabar di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (9/10/2012).
Menurut dia, keanggotaan Kadin yang berasal dari berbagai elemen bisnis mempermudah dalam mesinergikannya. Pengembangan bisnis yang nantinya di hasilkan, diharapkan memperbesar ekapsni bisnis pengusaha Jabar ke pasar domestik dan internasional.
Lebih lanjut Agung mengatakan, pembangunan Gedung Kadin Jabar diharapkan dapat lebih memperluas garapan kerja Kadin Jabar dalam pengembangan bisnis. Terutama dalam membangun jaringan bisnis domestik dan internasional.
"Kedepan, tantangan pengusaha lokal semakin berat. Bagaimana, pengusaha Jabar dapat menguasai sektor financial, akses pasar, paham tentang ekspor impor untuk bisnis internasional," timpal Agung. Gedung baru Kadin, nantinya akan di foskukan untuk kegiatan operasional organisasi.
Pembangunan Gedung Kadin dan PHRI, menelan biaya sekitar Rp8 miliar. Sebanyak Rp3 miliar di antaranya berasal dari Pemprov Jabar. Sementara sisanya dianggarkan dari dana Kadin. Pembangunan gedung tersebut, diharapkan rampung sampai 12 bulan kedepan.
Diakui Agung, tantangan Kadin kedepan akan lebih berat. Terutama dalam menyokong pertumbuhan ekonomi Jabar. Salah satunya, mendongkrak komposisi pengusaha di Jabar menjadi 2 persen. "Kita terus berusaha menelorkan pengusaha baru lewat Program Perahu," kata dia.
Tahun ini, Kadin berhasil menciptakan sekitar 300 pelaku usaha baru. Mereka bergerak di berbagai sektor usaha. Kedepannya, pihaknya akan terus menggalakkan terciptanya pelaku usaha baru melalui program-program Kadin lainnya.
Selain itu, Kadin Jabar juga akan menjalin sinergi dengan pemerintah dalam menerbitkan regulasi yang mempermudah iklim industri dan investasi di Jabar. "Pemerintah sudah berkomitmen mendorong iklim usaha dengan mempermudah berbagai hambatan usaha," imbuh dia.
(gpr)
Lihat Juga :