BI Rate disarankan tetap di 5,75%

Kamis, 11 Oktober 2012 - 09:31 WIB
BI Rate disarankan tetap...
BI Rate disarankan tetap di 5,75%
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) disarankan menahan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di 5,75 persen bulan ini. Hal ini karena tingkat suku bunga ini masih sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

"Tetap di 5,75 persen karena inflasi ke depan akan terkendali di bawah lima persen," ujar ekonom BNI, Ryan Kiryanto dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Kamis (11/10/2012)

Ryan menilai, level BI rate di 5,75 persen adalah level yang paling tepat dan dapat diterima di dunia usaha.

"Indonesia masih butuh rezim bunga rendah untuk menjaga momen pertumbuhan ekonomi agar di atas enam persen," tambah dia.

Sebagai informasi, semenjak bulan Februari lalu, Bank Sentral masih menahan tingkat suku bunga acuan di 5,75 persen. Bank Sentral menyebut, angka BI rate ini masih sebanding dengan pertumbuhan ekonomi yang berada di angka 6,5 persen, target inflasi pemerintah yang berada di 4,5 persen plus minus satu persen , nilai tukar rupiah terhadap dolar (AS) dan juga kondisi likuiditas dan kredit di perbankan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved