HOME raih dana Rp103,13 miliar

Kamis, 11 Oktober 2012 - 10:55 WIB
HOME raih dana Rp103,13...
HOME raih dana Rp103,13 miliar
A A A
Sindonews.com - PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)/rights issue sebesar 1,03 miliar saham.

Jumlah itu setara dengan 57,97 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp100 setiap saham dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham. Total dana yang diraih dari hasil rights issue ini sebesar Rp103,13 miliar.

Corporate Secretary HOME, Henry Chevalier mengatakan, setiap pemegang saham yang memiliki 20 saham biasa yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 23 November 2012 mempunyai 17 HMETD dengan setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham biasa. ”Sudah ada pembeli siaganya,” kata dia saat dihubungi, kemarin.

Selain itu, berdasarkan prospektus perseroan diketahui, perseroan juga menawarkan warrant seri II sekitar 343,78 juta dalam rangka pelaksanaan rights issue.

Setiap pelaksanaan tiga HMETD dalam rangka membeli tiga saham yang ditawarkan dalam rights issue ini akan memperoleh satu warrant seri II secara cuma-cuma dengan satu warrant dapat digunakan untuk membeli satu saham biasa atas nama yang bernilai nominal Rp100 dengan harga pelaksanaan Rp125 per saham. Sehingga dana yang diraih Rp42,97 miliar.

Dana hasil rights issue, sekitar 87 persen untuk melakukan akuisisi perusahaan, 6 persen untuk pembayaran pokok pinjaman kepada Bank Mandiri dan cicilan pembayaran pokok pinjaman perseroan kepada Bank Mandiri atas fasilitas kredit investasi II.

Kemudian, 4 persen untuk proyek renovasi hotel pada ruangan kamar dan fasilitas kesehatan SPA, dan 3 persen untuk modal kerja perseroan. Adapun, pelaksanaan warrant seri II akan digunakan sebagai modal kerja perusahaan setelah proses akuisisi selesai.

Dia menjelaskan, pemegang saham utama perseroan yaitu Sea Link Investment Ltd dan Radius Wibowo akan melaksanakan haknya sesuai dengan porsi kepemilikannya dalam rights issue ini. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan maka akan diambil oleh PT Kasindo Graha Kencana dengan harga penawaran Rp100 per saham.

Jika pemegang saham perseroan tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan sesuai dengan porsi sahamnya maka kepemilikan proporsi sahamnya dalam perseroan mengalami penurunan atau dilusi hingga maksimum sebesar 45,93 persen setelah pelaksanaan HMETD dan 59,46 persen setelah pelaksanaan warrantseri II.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengguna XL Home di...
Pengguna XL Home di Bandung Naik 200 Persen, Cek Pilihan Paketnya…
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Investasi Rp300 Miliar,...
Investasi Rp300 Miliar, GPRA Buka Nemuru Grand Suites di Jakarta
Sensasi Intimate Wedding...
Sensasi Intimate Wedding Outdoor Garden dan Indoor di Cikarang yang Romantis dan Personal
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
37 menit yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
46 menit yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
1 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
1 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
2 jam yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved