Hipmi kecewa informasi Pemkab tertutup

Kamis, 11 Oktober 2012 - 18:46 WIB
Hipmi kecewa informasi...
Hipmi kecewa informasi Pemkab tertutup
A A A
Sindonews.com - Tudingan miring kepada Pemkab Kulonprogo terkait megaproyek bandara terus berlanjut. Setelah elemen masyarakat menyatakan aspirasinya, giliran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DIY turut bersuara.

Hipmi menuding Pemkab Kulonprogo tertutup terkait megaproyek bandara. Padahal, Hipmi butuh informasi untuk mendukung kelancaran megaproyek tersebut. Informasi yang didapat hanya berasal dari media, bukan Pemkab secara langsung.

"Banyak informasi tentang Kulonprogo di media, tapi jelasnya seperti apa kami tidak tahu. Kami tidak pernah diajak bicara. Untuk beraudiensi saja sulitnya sekali. Jadi kesannya Pemkab memang tertutup," kata Ketua DPD Hipmi DIY, Lilik Syaiful Ahmad, Kamis (11/10/2012).

Menurut Lilik, keterbukaan informasi diperlukan tidak hanya kepada pengusaha, tapi juga masyarakat secara umum. Pengusaha, kata dia, butuh informasi terkait pemetaan, perizinan, kesiapan SDM serta potensi yang ada di sekitar lokasi investasi.

Namun karena Pemkab memilih tertutup, Hipmi merasa kesulitan menjabarkan investasi besar di daerah ini. "Hipmi mendapat undangan ke Jerman, tapi kita tidak bisa turut mempublish megaproyek ini karena detailnya seperti apa kita tidak tahu. Sejauh ini informasi hanya dari media saja," terang dia.

Hipmi, lanjut dia, mendesak Pemkab untuk melibatkan mereka dalam megaproyek ini. Sehingga, Hipmi dapat turut andil dalam upaya mensukseskannya. Hipmi sendiri mengaku tetap optimistis selama Pemkab mau terbuka kepada publik di samping pengusaha.

Dia menambahkan, Pemkab juga harus menyiapkan regulasi khusus berkaitan dengan megaproyek ini. Tujuannya agar pengusaha muda lokal tetap survive. Selama ini, kata dia, pengusaha lokal terutama pemula cenderung diabaikan seolah tidak kualified dijadikan mitra.

Padahal menurutnya tindakan itu keliru. Meski lokal, namun pengusaha-pengusaha ini memiliki mitra dalam skala yang lebih besar. "Jadi harus dipikirkan juga bagaimana caranya agar pengusaha pemula ini tetap survive ketika proyek bandara sudah dilakukan," jelasnya.

Sekda Kulonprogo, Budi Wibowo berkilah pihaknya belum bisa memberikan banyak informasi karena memang belum ada perkembangan apa-apa. "Kami mohon maaf, belum bisa menginformasikan lebih. Kami juga masih menunggu. Sementara hanya ini saja yang kami tahu," kilahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Warganet Kecewa, Ramai-ramai...
Warganet Kecewa, Ramai-ramai Unfollow Akun Medsos Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved