Mandiri kejar target transaksi bank garansi Rp32,3T
Minggu, 14 Oktober 2012 - 19:00 WIB
Mandiri kejar target transaksi bank garansi Rp32,3T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Mandiri (Persero)Tbk menyediakan layanan Mandiri Global Trade untuk importir, eksportir dan pelaku bisnis dalam melakukan transaksi perdagangan global dan lokal.
Direktur Commercial and Business Banking Bank Mandiri Sunarso menyebutkan, dengan layanan ini eksportir dapat menyerahkan dokumen ekspor secara elektronik dalam bentuk e-docs kepada bank dan mengajukan penarikan pembiayaan berdasarkan e-docs yang telah diperiksa dan disetujui bank.
Sementara itu importir dan pelaku bisnis lainnya dapat terbantu dalam penerbitan LC dan penerbitan BG, yaitu dengan mengisi aplikasi secara online dan menyerahkan dokumen pelengkap dalam bentuk e-docs untuk diproses oleh Bank.
”Kami berharap layanan Global Trade yang dapat dimanfaatkan pelaku bisnis mulai akhir Oktober 2012, dapat mendukung upaya meningkatkan transaksi ekspor impor dan bank garansi melalui jaringan Bank Mandiri. Sehingga pada akhir 2012, transaksi ekspor melalui Bank Mandiri diharapkan dapat mencapai USD63,5 miliar, transaksi impor mencapai USD 60.9 miliar serta transaksi bank garansi mencapai Rp. 32.3 triliun,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (14/10/2012).
Hingga September 2012, transaksi ekspor yang melalui Bank Mandiri tercatat hingga USD40.8 miliar dan untuk transaksi impor, Bank Mandiri telah mencapai angka USD42.5 miliar atau tumbuh sebesar 31 persen.
"Di sisi bank garansi, kami telah mendominasi pasar dengan market share sekitar 24 persen,"jelasnya.
Sedangkan untuk transaksi, Mandiri telah menyediakan 13 Trade Service Center (TSC) dan 18 Trade Service Desk (TSD). Khusus untuk eksportir dari segment UKM, lanjut Sunarso pihaknya memberikan layanan edukasi, seperti peningkatan kemampuan management perusahaan, perluasan jaringan guna membuka pasar ekspor serta implementasi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
"Kami berharap, melalui upaya ini Bank Mandiri dapat menjadi bank utama transaksi trade bagi nasabah, bank penerima DHE utama dengan market share terbesar yaitu mencapai 35 persen dan bank penerbit bank garansi utama dengan market share diatas 25 persen. Kami optimis dapat mencapai target itu karena per Agustus 2012 market share DHE Bank Mandiri telah mencapai 28.8 persen dan market share BG per Juli 2012 telah mencapai 23.4 persen,” pungkasnya. (mai)
Direktur Commercial and Business Banking Bank Mandiri Sunarso menyebutkan, dengan layanan ini eksportir dapat menyerahkan dokumen ekspor secara elektronik dalam bentuk e-docs kepada bank dan mengajukan penarikan pembiayaan berdasarkan e-docs yang telah diperiksa dan disetujui bank.
Sementara itu importir dan pelaku bisnis lainnya dapat terbantu dalam penerbitan LC dan penerbitan BG, yaitu dengan mengisi aplikasi secara online dan menyerahkan dokumen pelengkap dalam bentuk e-docs untuk diproses oleh Bank.
”Kami berharap layanan Global Trade yang dapat dimanfaatkan pelaku bisnis mulai akhir Oktober 2012, dapat mendukung upaya meningkatkan transaksi ekspor impor dan bank garansi melalui jaringan Bank Mandiri. Sehingga pada akhir 2012, transaksi ekspor melalui Bank Mandiri diharapkan dapat mencapai USD63,5 miliar, transaksi impor mencapai USD 60.9 miliar serta transaksi bank garansi mencapai Rp. 32.3 triliun,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (14/10/2012).
Hingga September 2012, transaksi ekspor yang melalui Bank Mandiri tercatat hingga USD40.8 miliar dan untuk transaksi impor, Bank Mandiri telah mencapai angka USD42.5 miliar atau tumbuh sebesar 31 persen.
"Di sisi bank garansi, kami telah mendominasi pasar dengan market share sekitar 24 persen,"jelasnya.
Sedangkan untuk transaksi, Mandiri telah menyediakan 13 Trade Service Center (TSC) dan 18 Trade Service Desk (TSD). Khusus untuk eksportir dari segment UKM, lanjut Sunarso pihaknya memberikan layanan edukasi, seperti peningkatan kemampuan management perusahaan, perluasan jaringan guna membuka pasar ekspor serta implementasi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
"Kami berharap, melalui upaya ini Bank Mandiri dapat menjadi bank utama transaksi trade bagi nasabah, bank penerima DHE utama dengan market share terbesar yaitu mencapai 35 persen dan bank penerbit bank garansi utama dengan market share diatas 25 persen. Kami optimis dapat mencapai target itu karena per Agustus 2012 market share DHE Bank Mandiri telah mencapai 28.8 persen dan market share BG per Juli 2012 telah mencapai 23.4 persen,” pungkasnya. (mai)
(gpr)
Lihat Juga :