BTMX 2012, ajang promosi wisata Jateng
Senin, 15 Oktober 2012 - 18:48 WIB
BTMX 2012, ajang promosi wisata Jateng
A
A
A
Sindonews.com - Borobudur Travel Mart and Expo (BTMX) 2012 telah resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo di pelataran komplek Candi Borobudur, Minggu 14 Oktober 2012 malam. Event yang diikuti 100 buyers dari 11 negara ini sebagai promosi dalam rangka menyambut Visit Jawa Tengah 2013.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng Prasetyo Aribowo, mengatakan, kegiatan ini berlangsung pada 14-16 Oktober 2012 dan diikuti ratusan buyers yang terdiri atas 43 perusahaan biro perjalanan dari 11 negara dan 57 perusahaan biro perjalanan di Indonesia.
11 negara tersebut adalah Malaysia 14, Singapura 12, Thailand 2, Kamboja 2, Taiwan 2, Filipina 1, Cina 3, Hongkong 6, Belanda dan Australia masing-masing satu. "Sedangkan kegiatan expo diikuti pemkab dan pemkot serta perusahaan se-Jateng. Expo berlangsung di Grand Artos," katanya.
Selain melakukan temu bisnis antara buyers dan sellers, para delegasi dari berbagai negara dan daerah-daerah di Indonesia ini juga berkesempatan mengunjungi desa-desa wisata di kawasan Borobudur.
Gubernur Bibit Waluyo menyatakan, BTMX 2012 ini merupakan kegiatan yang dapat mendukung program Visit Jateng 2013 nanti. Menurutnya, Jateng masuk dalam empat destinasi penting di Indonesia setelah Bali, DKI, dan DIY. “Maka jangan meragukan pembinaan pariwisata di Jateng,” kata Bibit Waluyo dalam sambutannya.
Dijelaskan Gubernur, Visit Jateng telah dirancang selama tiga tahun yakni sejak 2011 lalu, maka diharapkan nantinya akan berjalan dengan baik. Sehingga wisata di Jateng mampu memberikan kesan menarik bagi para wisatawan, dan selalu kembali berkunjung ke Jateng. "Diharapkan bisa ngangeni bagi para wisatawan," lanjutnya.
Selain itu, pemberdayaan Visit Jateng 2013 diharapkan menjadi daya ungkit ekonomi. "Kepada buyers yang terlibat juga akan disuguhi keindahan dan keunikan sejumlah desa wisata di Jateng, diantaranya yang mampu memprduksi barang, one village one product," tambahnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng Prasetyo Aribowo, mengatakan, kegiatan ini berlangsung pada 14-16 Oktober 2012 dan diikuti ratusan buyers yang terdiri atas 43 perusahaan biro perjalanan dari 11 negara dan 57 perusahaan biro perjalanan di Indonesia.
11 negara tersebut adalah Malaysia 14, Singapura 12, Thailand 2, Kamboja 2, Taiwan 2, Filipina 1, Cina 3, Hongkong 6, Belanda dan Australia masing-masing satu. "Sedangkan kegiatan expo diikuti pemkab dan pemkot serta perusahaan se-Jateng. Expo berlangsung di Grand Artos," katanya.
Selain melakukan temu bisnis antara buyers dan sellers, para delegasi dari berbagai negara dan daerah-daerah di Indonesia ini juga berkesempatan mengunjungi desa-desa wisata di kawasan Borobudur.
Gubernur Bibit Waluyo menyatakan, BTMX 2012 ini merupakan kegiatan yang dapat mendukung program Visit Jateng 2013 nanti. Menurutnya, Jateng masuk dalam empat destinasi penting di Indonesia setelah Bali, DKI, dan DIY. “Maka jangan meragukan pembinaan pariwisata di Jateng,” kata Bibit Waluyo dalam sambutannya.
Dijelaskan Gubernur, Visit Jateng telah dirancang selama tiga tahun yakni sejak 2011 lalu, maka diharapkan nantinya akan berjalan dengan baik. Sehingga wisata di Jateng mampu memberikan kesan menarik bagi para wisatawan, dan selalu kembali berkunjung ke Jateng. "Diharapkan bisa ngangeni bagi para wisatawan," lanjutnya.
Selain itu, pemberdayaan Visit Jateng 2013 diharapkan menjadi daya ungkit ekonomi. "Kepada buyers yang terlibat juga akan disuguhi keindahan dan keunikan sejumlah desa wisata di Jateng, diantaranya yang mampu memprduksi barang, one village one product," tambahnya.
(gpr)
Lihat Juga :