Pemerintah pede biayai kekurangan subsidi energi

Senin, 15 Oktober 2012 - 19:39 WIB
Pemerintah pede biayai...
Pemerintah pede biayai kekurangan subsidi energi
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku saat ini pemerintah masih memiliki fiskal yang cukup untuk pembiayaan kekurangan subsidi energi. Nilai Rp103,5 triliun, menurutnya bisa ditutupi dari sumber-sumber penerimaan negara.

"Jadi ada sumber-sumber yang sifatnya penerimaan negara dan ada anggaran yang sudah kita siapkan dan tidak digunakan misal BLSM," ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/10/2012).

Dia menyatakan, efisiensi anggaran lain yang bisa digunakan yaitu peningkatan penerimaan migas sebesar Rp12 triliun, penghematan subsidi non energi sebesar Rp1,7 triliun, penghematan dari penyerapan anggaran yang diperkirakan hanya 92,6 persen atau sebesar Rp40,38 triliun.

"Dan kompensasi kenaikan BBM atau BLSM sebesar Rp30,5 triliun yang terdiri dari Bantuan Langsung Tunai Rp 17,08 triliun, transport Rp5 triliun, Program Keluarga Harapan Rp600 miliar dan pengembangan infrastruktur pedesaan Rp7,9 triliun," jelasnya.

Maka dari itu, dia meyakinkan kemampuan fiskal pemerintah mampu untuk membiayai kekurangan tersebut. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kita tidak perlu khawatir," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Jeblok ke Rekor...
Rupiah Jeblok ke Rekor Terendah, Ekonomi RI dalam Bahaya?
Warga RI Ramai-ramai...
Warga RI Ramai-ramai Pindah ke BBM Non Subsidi, Negara Hemat Rp12,6 Triliun
Asyik, Subsidi BBM dan...
Asyik, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang Pemerintah Hingga 2021
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Pemerintah dan Banggar...
Pemerintah dan Banggar Sepakat Pangkas Subsidi Energi
Sri Mulyani Ungkap Penyebab...
Sri Mulyani Ungkap Penyebab Inflasi RI Tak Setinggi Negara-negara G20
Berita Terkini
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
1 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
2 jam yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
2 jam yang lalu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
2 jam yang lalu
Tok! Eksportir SDA Wajib...
Tok! Eksportir SDA Wajib Pulangkan 100% Devisa Hasil Ekspor ke Dalam Negeri Mulai Juni 2026
5 jam yang lalu
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
6 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved