Chandra Asri lunasi obligasi USD184,98 juta
Selasa, 16 Oktober 2012 - 15:02 WIB
Chandra Asri lunasi obligasi USD184,98 juta
A
A
A
Sindonews.com - Anak usaha PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), yakni Altus Capital Pte Ltd melunasi surat utang (senior secured guaranteed notes) senilai USD184,98 juta. Sedianya, surat utang ini baru akan jatuh tempo pada 2015.
Manajemen perseroan dalam laporannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, obligasi yang akan dilunasi tersebut diterbitkan Altus capital pada 10 Februari dan terdaftar di Bursa Efek Singapura (SGX-ST).
Sementara itu, jumlah pokok surat utang yang belum dilunasi per 14 Oktober 2012 tercatat sebesar USD184,98 juta.
Pada 15 Oktober 2012, seluruh obligasi secara resmi dan saham (dan tidak ditarik) serta diterima untuk pembelian oleh penerbit telah dibeli oleh penerbit berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam memorandum penawaran dan permohonan persetujuan, yang diterbitkan oleh penerbit pada 5 September 2012.
"Pada 16 Oktober 2012, seluruh surat utang tersebut telah dibatalkan," kata manajemen perseroan. Pada 15 Oktober 2012, seluruh obligasi yang tidak secara resmi ditawarkan dan dibeli oleh penerbit sepenuhnya telah dilunasi oleh penerbit.
Karena seluruh obligasi yang belum lunas telah dibeli maupun telah dibatalkan atau dilunasi, maka penerbit berniat untuk memberhentikan pencatatan obligasi tersebut di Bursa Singapura.
Perseroan melalui anak usahanya pada awal bulan ini mendapatkan pinjaman senilai USD220 juta dari Bangkok Bank Public Company Limited cabang Jakarta dan The Siam Commercial Bank Public Company Limited.
Senior Vice President Corporate Secretary & Investor Relations TPIA Suryandi pada saat itu mengatakan, pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk mendanai rencana pembelian kembali (buyback) seluruh obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) sebesar USD184,9 juta, yang telah diterbitkan anak usaha perseroan, Altus Capital Pte Ltd pada Februari 2010.
Manajemen perseroan dalam laporannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, obligasi yang akan dilunasi tersebut diterbitkan Altus capital pada 10 Februari dan terdaftar di Bursa Efek Singapura (SGX-ST).
Sementara itu, jumlah pokok surat utang yang belum dilunasi per 14 Oktober 2012 tercatat sebesar USD184,98 juta.
Pada 15 Oktober 2012, seluruh obligasi secara resmi dan saham (dan tidak ditarik) serta diterima untuk pembelian oleh penerbit telah dibeli oleh penerbit berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam memorandum penawaran dan permohonan persetujuan, yang diterbitkan oleh penerbit pada 5 September 2012.
"Pada 16 Oktober 2012, seluruh surat utang tersebut telah dibatalkan," kata manajemen perseroan. Pada 15 Oktober 2012, seluruh obligasi yang tidak secara resmi ditawarkan dan dibeli oleh penerbit sepenuhnya telah dilunasi oleh penerbit.
Karena seluruh obligasi yang belum lunas telah dibeli maupun telah dibatalkan atau dilunasi, maka penerbit berniat untuk memberhentikan pencatatan obligasi tersebut di Bursa Singapura.
Perseroan melalui anak usahanya pada awal bulan ini mendapatkan pinjaman senilai USD220 juta dari Bangkok Bank Public Company Limited cabang Jakarta dan The Siam Commercial Bank Public Company Limited.
Senior Vice President Corporate Secretary & Investor Relations TPIA Suryandi pada saat itu mengatakan, pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk mendanai rencana pembelian kembali (buyback) seluruh obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) sebesar USD184,9 juta, yang telah diterbitkan anak usaha perseroan, Altus Capital Pte Ltd pada Februari 2010.
(rna)
Lihat Juga :