Asuransi lebih murah daripada rokok sebungkus
Rabu, 17 Oktober 2012 - 14:42 WIB
Asuransi lebih murah daripada rokok sebungkus
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata mengungkapkan, dibandingkan dengan membeli rokok, akan lebih baik jika masyarakat membeli asuransi.
Pasalnya, menurutnya untuk perokok yang menghabiskan satu bungkus per hari, nilainya lebih mahal dari pada membayar premi asuransi.
"Dibandingkan rokok, yang habisin sehari sekotak, itu lebih mahal dibandingkan asuransi," ujar Isa kepada wartawan di The Plaza Office Tower, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Menurutnya, jika dipikir secara jernih, pendidikan anak dan kebutuhan di masa yang akan datang lebih penting. Dia menegaskan, hal ini dikembalikan ke personal masyarakat untuk memilih.
"Ini kan sebenarnya pilihan. Ternyata membeli asuransi itu nggak mahal, dibanding dengan spending pengeluaran yang lebih mahal," paparnya.
Dia menegaskan, untuk ukuran premi, asuransi kecelakaan, kesehatan dan sejenisnya, ada yang seharga Rp5.000. Bahkan untuk motor juga cuma Rp50 ribu per tahun. Artinya jauh lebih murah dibandingkan membeli rokok.
"Memang kalau kita berfikir produk itu mahal, karena itu masukan ke pikiran kita asuransi itu adalah unit link. Padahal ada asuransi kecelakaan, kesehatan dan ada untuk mengatasi penyakit tertentu. Itu nggak tinggi, dan preminya juga murah," pungkasnya.
Pasalnya, menurutnya untuk perokok yang menghabiskan satu bungkus per hari, nilainya lebih mahal dari pada membayar premi asuransi.
"Dibandingkan rokok, yang habisin sehari sekotak, itu lebih mahal dibandingkan asuransi," ujar Isa kepada wartawan di The Plaza Office Tower, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Menurutnya, jika dipikir secara jernih, pendidikan anak dan kebutuhan di masa yang akan datang lebih penting. Dia menegaskan, hal ini dikembalikan ke personal masyarakat untuk memilih.
"Ini kan sebenarnya pilihan. Ternyata membeli asuransi itu nggak mahal, dibanding dengan spending pengeluaran yang lebih mahal," paparnya.
Dia menegaskan, untuk ukuran premi, asuransi kecelakaan, kesehatan dan sejenisnya, ada yang seharga Rp5.000. Bahkan untuk motor juga cuma Rp50 ribu per tahun. Artinya jauh lebih murah dibandingkan membeli rokok.
"Memang kalau kita berfikir produk itu mahal, karena itu masukan ke pikiran kita asuransi itu adalah unit link. Padahal ada asuransi kecelakaan, kesehatan dan ada untuk mengatasi penyakit tertentu. Itu nggak tinggi, dan preminya juga murah," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :