Produk Indonesia kurang promosi di Afrika
Rabu, 17 Oktober 2012 - 17:33 WIB
Produk Indonesia kurang promosi di Afrika
A
A
A
Sindonews.com - Ekspor Indonesia selama ini masih terlalu fokus pada pasar Eropa dan Amerika Serikat sehingga produk ekspor Indonesia masih kurang dikenal di Afrika padahal benua tersebut merupakan pasar yang sangat potensial bagi Indonesia.
Pemerintah Indonesia diharapkan bisa memfasilitasi promosi produk ekspor nasional ke wilayah itu.
"Kita selama ini masih kurang promosi ke Afrika, kalaupun ada biasanya diserahkan ke perusahaan masing-masing, dan itu terbatas," ungkap Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi dalam konferensi pers "Trade Expo Indonesia 2012" (TEI) di JI Expo, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Lebih jauh, Sofjan mengemukakan bahwa seharusnya ada keseimbangan fokus pasar ekspor baik ke Eropa maupun ke Afrika, sebab pasar Afrika pun bisa menghasilkan banyak devisa bagi Indonesia. "Selama ini kita fokus ke Eropa, Afrika kita lupakan, harusnya ada keseimbangan segmen pasar," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan TEI 2012 sebagai ajang promosi produk Indonesia ke dunia luar, termasuk ke Afrika.
Dalam TEI 2012 yang dibuka hari ini, tercatat beberapa negara Afrika datang dengan membawa sejumlah pembeli, bahkan Nigeria dan Afrika Selatan membawa lebih dari 30 pembeli dalam tim misi dagangnya.
"Kita harus memanfaatkan kegiatan ini untuk menjalin hubungan dagang, serta tentunya memengaruhi posisi Indonesia di pasar global," tandas Gita.
Pemerintah Indonesia diharapkan bisa memfasilitasi promosi produk ekspor nasional ke wilayah itu.
"Kita selama ini masih kurang promosi ke Afrika, kalaupun ada biasanya diserahkan ke perusahaan masing-masing, dan itu terbatas," ungkap Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi dalam konferensi pers "Trade Expo Indonesia 2012" (TEI) di JI Expo, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Lebih jauh, Sofjan mengemukakan bahwa seharusnya ada keseimbangan fokus pasar ekspor baik ke Eropa maupun ke Afrika, sebab pasar Afrika pun bisa menghasilkan banyak devisa bagi Indonesia. "Selama ini kita fokus ke Eropa, Afrika kita lupakan, harusnya ada keseimbangan segmen pasar," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan TEI 2012 sebagai ajang promosi produk Indonesia ke dunia luar, termasuk ke Afrika.
Dalam TEI 2012 yang dibuka hari ini, tercatat beberapa negara Afrika datang dengan membawa sejumlah pembeli, bahkan Nigeria dan Afrika Selatan membawa lebih dari 30 pembeli dalam tim misi dagangnya.
"Kita harus memanfaatkan kegiatan ini untuk menjalin hubungan dagang, serta tentunya memengaruhi posisi Indonesia di pasar global," tandas Gita.
(gpr)
Lihat Juga :