Hotel baru di DIY perlu rekomendasi PHRI

Rabu, 17 Oktober 2012 - 20:05 WIB
Hotel baru di DIY perlu...
Hotel baru di DIY perlu rekomendasi PHRI
A A A
Sindonews.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY berharap adanya pembatasan hotel di DIY. Sebab dengan adanya penambahan sekitar 30 hotel hingga 2014, kondisi perhotelan akan cukup padat. PHRI akan mengajukan surat kepada pemkot dan pemkab untuk mengeluarkan pembatasan.

Ketua PHRI Istidjab Danunagoro mengatakan penambahan hotel ini akan semakin menambah ketatnya persaingan perhotelan di Yogyakarta.

Setidaknya dengan hadirnya 30 hotel baru akan menambah sekitar 5.000 ribu kamar dari berbagai jenis. “Penambahan ini akan menjadikan persaingan hotel lebih ketat,” jelasnya di DIY, Rabu (17/10/2012).

Menurut Istidjab, dengan penambahan hotel ini setidaknya akan ada sekitar 35 hotel berbintang, dan 1.100 hotel melati dan guesthouse di Yogyakarta. Jumlah ini dianggap paling ideal, dengan tingkat hunian.

Sehingga kedepan harus ada pengetatan dalam perijinan hotel baru. Kalau tidak persaingan menjadi tidak sehat. Untuk hotel berbintang memang cenderung tidak akan ada permasalahan. Sebab sudah ada regulasi yang mengatur masalah tariff terendah.

Namun bagi hotel melati, eksistensi mereka benar-benar terancam. PHRI akan meminta kepada pemerintah kota dan kabupaten untuk melakukan pengetatan terhadap perijinan. Ijin hotel harus mendapatkan rekomendasi dari PHRI. “Rekomendasi menjadi salah satu cara menekan pertumbuhan,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini terus dilakukan sinergitas antara pelaku wisata dengan badan promosi dan pariwisata. Di antaranya dengan terus menggelar promosi di luar negeri, di Kuala Lumpur dan Singapura.

Cara ini diyakini efektif untuk mendatangkan wisatawan. “Seiring bandara pindah, pasti nanti akan banyak hotel baru di Kulonprogo,” tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved