Pemerintah dinilai kurang serius tangani masalah energi

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 14:48 WIB
Pemerintah dinilai kurang...
Pemerintah dinilai kurang serius tangani masalah energi
A A A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Pri Agung Rahmanto menilai, pemerintah kurang serius menanggani masalah energi di dalam negeri. Hal ini ditunjukan belum adanya langkah konkret yang bisa diimplementasikan pemerintah hingga saat ini.

"Pemerintah kurang konsekeuen antara kata-kata dan perbuatan. Bilang energi penting, tapi implementasinya tidak ada," ujar Pri Agung dalam diskusi panel bertajuk Mengurai Solusi bidang Energi di Kantor Pusat Nahdatul Ulama (NU), Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Sebenarnya, kata Pri Agung, tidak memerlukan Undang-Undang (UU) baru dalam menghadapi permasalahan minyak dan gas (migas) di Tanah Air. Terpenting, menurut dia, bagaimana peran pemerintah untuk berani dan tegas mengambil tindakan yang sistematis dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Kalau hanya di level kementerian tidak bisa selesai (masalah energi), harus langsung Presiden," lanjutnya.

Dia menuturkan, ketegasan pemerintah dapat dimulai dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) karena hal tersebut dinilai sudah sangat mendesak. "Seperti harga BBM sudah kritikal, tapi tidak naik. Percuma (pemerintah) bilang naik, tapi niat pemerintah menaikan harga BBM tidak ada," tandasnya.

Padahal, dia menilai, tidak akan ada gejolak berarti dari kenaikan harga BBM, asalkan kenaikan tersebut transparan dan jelas kompensasinya bagi masyarakat.

"Masyarakat sebetulnya sepanjang kenaikan itu jelas untuk sesuatu yang jelas dan untuk sesuatu yang bermanfaat, pasti masyarakat kita baik pada dasarnya. Misalnya naik, trus bikin transportasi publik," tutupnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sekolah dengan Teknologi...
Sekolah dengan Teknologi Energi Terbarukan di Tasmania
Transisi Me­nu­ju...
Transisi Me­nu­ju Era Energi Bersih Men­dekati Kenyataan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Pemerintah Masih Mengkaji...
Pemerintah Masih Mengkaji Skema Penyaluran Subsidi Energi
Keren, Sekam Padi yang...
Keren, Sekam Padi yang Selama Ini Terbuang Ternyata Bisa Jadi Sumber Listrik
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
8 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
49 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved