Kuartal III, MNC Sky bukukan pendapatan Rp1,7 T
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 15:24 WIB
Kuartal III, MNC Sky bukukan pendapatan Rp1,7 T
A
A
A
Sindonews.com - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) pada kuartal III tahun ini berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 38 persen menjadi Rp1,7 triliun dari Rp1,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,2 triliun.
Direktur Utama MSKY Rudy Tanoesoedibjo mengatakan, naiknya pendapatan perseroan ditopang bertambahnya jumlah pelangan. Hingga akhir September 2012, jumlah pelanggan mencapai 1,57 juta atau naik 46 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1,07 juta.
Jumlah pelanggan ini melampaui proyeksi research report Morgan Stanley sebesar 1,57 juta pelanggan pada akhir tahun ini.
"Untuk kedepannya, kami yakin pertumbuhan pelanggan yang lebih besar lagi akan tercapai seiring berbagai rencana penyempurnaan dan peningkatan layanan," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Selain itu, penambahan jumlah kantor cabang perseroan yang telah mencapai 85 kantor cabang di seluruh Indonesia, diyakini akan bisa menembus pasar yang belum tersentuh dan akan mempercepat peningkatan jumlah pelanggan.
Laba usaha perseroan tercatat meningkat 46 persen menjadi Rp366 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp251 miliar. Sedangkan, Ebitda meningkat 38 persen menjadi Rp720 miliar dari Rp521 miliar pada kuartal III/2011.
Sementara laba bersih menurun menjadi Rp26 miliar dari Rp80 miliar pada kuartal III tahun lalu. Menurunnya laba bersih akibat adanya unrealized foreign exchange loss sebesar Rp124 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp43 miliar.
Hal tersebut terjadi lantaran translasi atas kewajiban pinjaman obligasi perseroan dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS) sebesar USd165 juta, yang baru jatuh tempo pada 2015, sehingg tidak akan mengganggu kinerja maupun keuangan perusahaan.
Perseroan pada kuartal III tahun ini meluncurkan MNC Shop. MNC Shop merupakan perusahaan patungan (joint venture/JV) antara MNC media dengan GS Shop, yang merupakan perusahaan home shopping terbesar di Korea Selatan. Saat ini, jumlah channels MSKY mencapai 115 channels, dimana 25 diantaranya channel eksklusif.
Direktur Utama MSKY Rudy Tanoesoedibjo mengatakan, naiknya pendapatan perseroan ditopang bertambahnya jumlah pelangan. Hingga akhir September 2012, jumlah pelanggan mencapai 1,57 juta atau naik 46 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1,07 juta.
Jumlah pelanggan ini melampaui proyeksi research report Morgan Stanley sebesar 1,57 juta pelanggan pada akhir tahun ini.
"Untuk kedepannya, kami yakin pertumbuhan pelanggan yang lebih besar lagi akan tercapai seiring berbagai rencana penyempurnaan dan peningkatan layanan," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Selain itu, penambahan jumlah kantor cabang perseroan yang telah mencapai 85 kantor cabang di seluruh Indonesia, diyakini akan bisa menembus pasar yang belum tersentuh dan akan mempercepat peningkatan jumlah pelanggan.
Laba usaha perseroan tercatat meningkat 46 persen menjadi Rp366 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp251 miliar. Sedangkan, Ebitda meningkat 38 persen menjadi Rp720 miliar dari Rp521 miliar pada kuartal III/2011.
Sementara laba bersih menurun menjadi Rp26 miliar dari Rp80 miliar pada kuartal III tahun lalu. Menurunnya laba bersih akibat adanya unrealized foreign exchange loss sebesar Rp124 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp43 miliar.
Hal tersebut terjadi lantaran translasi atas kewajiban pinjaman obligasi perseroan dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS) sebesar USd165 juta, yang baru jatuh tempo pada 2015, sehingg tidak akan mengganggu kinerja maupun keuangan perusahaan.
Perseroan pada kuartal III tahun ini meluncurkan MNC Shop. MNC Shop merupakan perusahaan patungan (joint venture/JV) antara MNC media dengan GS Shop, yang merupakan perusahaan home shopping terbesar di Korea Selatan. Saat ini, jumlah channels MSKY mencapai 115 channels, dimana 25 diantaranya channel eksklusif.
(rna)
Lihat Juga :