Jokowi belum putuskan eksekusi proyek MRT & monorel
Senin, 22 Oktober 2012 - 11:31 WIB
Jokowi belum putuskan eksekusi proyek MRT & monorel
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengungkapkan rapat pimpinan (rapim) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang digelar pagi ini hanyalah membahas kelanjutan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) dan monorel di Ibukota.
"Untuk apa (penjelasan hasil rapat)? rapat apa? Saya hanya mendengarkan presentasi, satu, mengenai MRT, dua, monorel, itu saja," jelas pria yang kerap disapa Jokowi itu di Kantor Gubernur DKI Jakarta, Medan Merdeka, Jakarta (22/10/2012).
Dirinya menambahkan, kalau dalam rapat itu belum dapat diteruskan kelanjutan pembangunan kedua angkutan masal tersebut. Pasalnya, Pemporv DKI Jakarta, baru mendengarkan pemaparan yang disampaikan pengembang.
"Saya baru mendengarkan dan bertanya, saya belum memutuskan, bertanya terus bertanya terus, baru sampai situ saja kok. Kami kan masih akan mendengarkan informasi dari masyarakat," tukasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Pemprov Jakarta tak ingin tergesa-gesa dalam pembangunan proyek tersebut. Namun mereka berusaha untuk terus berusaha agar proyek tersebut dapat terlaksana. "Kita ingin bekerja keras, saya ingin segera eksekusi tapi harus betul tidak boleh salah langkah," imbuhnya.
"Untuk apa (penjelasan hasil rapat)? rapat apa? Saya hanya mendengarkan presentasi, satu, mengenai MRT, dua, monorel, itu saja," jelas pria yang kerap disapa Jokowi itu di Kantor Gubernur DKI Jakarta, Medan Merdeka, Jakarta (22/10/2012).
Dirinya menambahkan, kalau dalam rapat itu belum dapat diteruskan kelanjutan pembangunan kedua angkutan masal tersebut. Pasalnya, Pemporv DKI Jakarta, baru mendengarkan pemaparan yang disampaikan pengembang.
"Saya baru mendengarkan dan bertanya, saya belum memutuskan, bertanya terus bertanya terus, baru sampai situ saja kok. Kami kan masih akan mendengarkan informasi dari masyarakat," tukasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Pemprov Jakarta tak ingin tergesa-gesa dalam pembangunan proyek tersebut. Namun mereka berusaha untuk terus berusaha agar proyek tersebut dapat terlaksana. "Kita ingin bekerja keras, saya ingin segera eksekusi tapi harus betul tidak boleh salah langkah," imbuhnya.
(gpr)
Lihat Juga :