Mendag ingin pertumbuhan ekonomi RI terbaik di dunia
Senin, 22 Oktober 2012 - 12:37 WIB
Mendag ingin pertumbuhan ekonomi RI terbaik di dunia
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan, menargetkan Indonesia bisa menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi pertama di dunia. Saat ini Indonesia masih berada pada urutan ke-2.
Hal tersebut, kata Gita, tentunya bisa dicapai jika Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bisa menopang perekonomian lebih baik lagi. “Kami juga harapkan Sulsel, khususnya di Bantaeng agar bisa menularkan pertumbuhan ekonomi yang baik ke wilayah lain,” ungkap Gita saat meresmikan Pasar Percontohan Nasional, Lambocca, Bantaeng, Sulsel Senin (22/10/2012).
Dia mengatakan, jika pertumbuhan ekonomi semua daerah sama dengan Sulsel khususnya di Bantaeng, maka tidak ada alasan Indonesia bisa merebut posisi pertama pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.
Saat ini, kata dia, Bantaeng sudah memiliki pertumbuhan ekonomi mencapai 10 persen, sementara nasional hanya 6,3 persen pada kuartal pertama. Selain itu, khususnya di Bantaeng, dengan adanya sumbangan pasar sekitar R15 miliar itu, diharapkan bisa memacu perdagangan yang lebih baik.
“Tanpa perdagangan, ekonomi bisa saja terpuruk. Jadi dengan kemudahan yang saat ini diberikan khususnya pasar, kami harapkan bisa menjadikan peningkatan perekomian,” ujar Gita.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Kemendag, yang sudah membantu kabupaten berjuluk Butta Toa (Tanah bersejarah) tersebut, dengan melakukan rehabilitasi Pasar Lambocca.
“Seiring dengan adanya perubahan pasar ini (Lambocca), terjadi akselerasi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Bantaeng,” ungkap Nurdin.
Hal tersebut, kata Gita, tentunya bisa dicapai jika Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bisa menopang perekonomian lebih baik lagi. “Kami juga harapkan Sulsel, khususnya di Bantaeng agar bisa menularkan pertumbuhan ekonomi yang baik ke wilayah lain,” ungkap Gita saat meresmikan Pasar Percontohan Nasional, Lambocca, Bantaeng, Sulsel Senin (22/10/2012).
Dia mengatakan, jika pertumbuhan ekonomi semua daerah sama dengan Sulsel khususnya di Bantaeng, maka tidak ada alasan Indonesia bisa merebut posisi pertama pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.
Saat ini, kata dia, Bantaeng sudah memiliki pertumbuhan ekonomi mencapai 10 persen, sementara nasional hanya 6,3 persen pada kuartal pertama. Selain itu, khususnya di Bantaeng, dengan adanya sumbangan pasar sekitar R15 miliar itu, diharapkan bisa memacu perdagangan yang lebih baik.
“Tanpa perdagangan, ekonomi bisa saja terpuruk. Jadi dengan kemudahan yang saat ini diberikan khususnya pasar, kami harapkan bisa menjadikan peningkatan perekomian,” ujar Gita.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Kemendag, yang sudah membantu kabupaten berjuluk Butta Toa (Tanah bersejarah) tersebut, dengan melakukan rehabilitasi Pasar Lambocca.
“Seiring dengan adanya perubahan pasar ini (Lambocca), terjadi akselerasi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Bantaeng,” ungkap Nurdin.
(gpr)
Lihat Juga :