Pendapatan nonbunga BNI Rp5,75 T
Senin, 22 Oktober 2012 - 14:30 WIB
Pendapatan nonbunga BNI Rp5,75 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengklaim pertumbuhan pendapatan nonbunga merupakan hasil inovasi yang terus dilakukan oleh BNI.
BNI mencatat pertumbuhan pendapatan nonbunga mencapai 0,6 persen dari Rp5,72 triliun pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp5,75 triliun pada kuartal III tahun ini. Pertumbuhan tersebut diakui sebagai hasil inovasi yang terus dilakukan perseroan.
"Inovasi terus dilakukan pada layanan perbankan ekstra seperti pemeliharaan rekening, bisnis kartu, keuntungan kurs, komisi layanan ATM, hingga pembiayaan ekspor-impor (trade finance)," ujar Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo dalam paparannya di Gedung BNI, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Khusus layanan trade finance, Gatot menjelaskan, BNI telah mendapat pengakuan sebagai bank terbaik di Indonesia menurut Majalah Alpha SouthEast selama tiga tahun berturut-turut sejak 2010 sampai 2012.
"Ini menjadi alasan meningkatnya pendapatan nonbunga yang berasal dari recurring fee dari Rp2,2 triliun pada kuartal III/2011 menjadi Rp2,7 triliun pada kuartal III/2012," ujarnya.
Sementara perseroan berhasil mencatat kenaikan laba bersih pada kuartal III tahun ini sebesar 24,5 persen dari Rp4,1 trilun pada kuartal III/2011 menjadi Rp5,04 triliun pada kuartal III/2012.
Gatot menyebutkan, pertumbuhan laba bersih perseroan mayoritas dikontribusi dari pertumbuhan pendapatan operasional, yang tumbuh sebesar 12,1 persen. "Pendapatan operasional kami yang tumbuh 12,1 persen merupakan penyangga tumbuhnya laba bersih BNI," tegasnya.
BNI mencatat pertumbuhan pendapatan nonbunga mencapai 0,6 persen dari Rp5,72 triliun pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp5,75 triliun pada kuartal III tahun ini. Pertumbuhan tersebut diakui sebagai hasil inovasi yang terus dilakukan perseroan.
"Inovasi terus dilakukan pada layanan perbankan ekstra seperti pemeliharaan rekening, bisnis kartu, keuntungan kurs, komisi layanan ATM, hingga pembiayaan ekspor-impor (trade finance)," ujar Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo dalam paparannya di Gedung BNI, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Khusus layanan trade finance, Gatot menjelaskan, BNI telah mendapat pengakuan sebagai bank terbaik di Indonesia menurut Majalah Alpha SouthEast selama tiga tahun berturut-turut sejak 2010 sampai 2012.
"Ini menjadi alasan meningkatnya pendapatan nonbunga yang berasal dari recurring fee dari Rp2,2 triliun pada kuartal III/2011 menjadi Rp2,7 triliun pada kuartal III/2012," ujarnya.
Sementara perseroan berhasil mencatat kenaikan laba bersih pada kuartal III tahun ini sebesar 24,5 persen dari Rp4,1 trilun pada kuartal III/2011 menjadi Rp5,04 triliun pada kuartal III/2012.
Gatot menyebutkan, pertumbuhan laba bersih perseroan mayoritas dikontribusi dari pertumbuhan pendapatan operasional, yang tumbuh sebesar 12,1 persen. "Pendapatan operasional kami yang tumbuh 12,1 persen merupakan penyangga tumbuhnya laba bersih BNI," tegasnya.
(rna)
Lihat Juga :