Raperda pelelangan ikan Kulonprogo disahkan

Senin, 22 Oktober 2012 - 14:33 WIB
Raperda pelelangan ikan...
Raperda pelelangan ikan Kulonprogo disahkan
A A A
Sindonews.com - Untuk menghindari kecolongan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), DPRD Kulonprogo, Senin (22/10/2012) mensahkan Raperda tentang pelelangan ikan. Raperda ini disusun untuk merespon keberadaan pelabuhan ikan Tanjung Adikarta di Pantai Glagah, Wates.

Sekda Kulonprogo, Budi Wibowo mengatakan, Pemkab sengaja mempersiapkan diri lebih awal karena hanya memiliki kewenangan di pelelangan ikan. Sehingga, saat pelabuhan ikan benar-benar dioperasikan 2014 mendatang, pemkab sudah siap dengan regulasinya.

“Perda ini memang sengaja kita siapkan sejak dini dalam rangka menyambut Tanjung Adikarta. Kewenangan kita hanya di pelelangan ikan saja. Karena itu kita siapkan sejak awal. Kalau tidak begitu, kami khawatir nanti malah kedodoran,” kata Budi di Kulonprogo, Senin (22/10/2012).

Dia mengatakan, untuk memaksialkan potensi dari pelelangan ikan, pemkab juga berencana menambah tempat pelelangan ikan (TPI) baru di sekitar Tanjung Adikarta. TPI baru disiapkan untuk menampung hasil dari kapal dengan kapasitas lebih dari 15 gross ton. Sedangkan kapal di bawah 15 gross ton akan dilayani TPI yang saat ini sudah ada.

“Di tempat lain memang terbuka kemungkinan ditambah TPI baru. Tapi yang beroperasi lebih awal kan Tanjung Adikarta. Jadi nanti di sini akan dibangun TPI baru untuk kapal di atas 15 gross ton, di bawah itu dilayani TPI yang sudah ada,” terang dia.

Budi mengatakan, pemkab sendiri belum tahu pasti potensi dari pelelangan ikan. Namun, dia memperkirakan potensinya cukup besar karena kapal asing diyakini akan masuk pelabuhan. “Potensi belum kita hitung. Tapi itu kan akan berkembang seiring perkembangan pelabuhan sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, Pemkab akan segera mensosialisasikan perda baru terkait pelalangan ikan kepada nelayan setempat. “Dengan perda ini kami berharap pelaksanaan retribusi lebih tertib. Kalau tidak ada perda, bagaimana kita mau bisa memungut,” pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
5 Ikan Air Tawar yang...
5 Ikan Air Tawar yang Mengandung Omega-3 Cukup Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved