Fraksi PAN siap tindak tegas jika peras BUMN
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 15:12 WIB
Fraksi PAN siap tindak tegas jika peras BUMN
A
A
A
Sindonews.com - Belum lama ini menteri BUMN Dahlan Iskan mengadu ke Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, bahwa ada oknum DPR yang sering meminta 'jatah' ke BUMN.
Terkait hal itu, Sekretaris Fraksi PAN, Teguh Juwarno meyakini anggota fraksinya tidak akan meminta 'jatah' terhadap pihak BUMN. Menurutnya partainya cukup tegas terhadap kadernya yang melanggar aturan.
"Anggota Fraksi PAN tidak pernah melakukan seperti itu, kalau terjadi kita menindak tegas," ujar Teguh kepada Sindonews, Jumat (26/10/2012).
Kalau ada anggota DPR meminta 'jatah', Sambung Teguh, sebaiknya dilaporkan langsung dengan membawa barang bukti supaya ditindak tegas oleh Badan Kehormatan (BK) DPR.
"Apabila ada, sebaiknya direkam, dilaporkan, pasti BK akan menindak, itu jelas melanggar kode etik, bisa dipecat," ujarnya.
Sikap Dahlan Iskan yang mengadu ke Dipo Alam memberikan kesan bahwa DPR kelakuannya jelek, sementara banyak anggota DPR yang masih mempunyai idealisme.
"Statemen itu seolah memberi stigma kelakukan DPR seperti itu, padahal banyak juga anggota DPR yang baik," pungkasnya.
Terkait hal itu, Sekretaris Fraksi PAN, Teguh Juwarno meyakini anggota fraksinya tidak akan meminta 'jatah' terhadap pihak BUMN. Menurutnya partainya cukup tegas terhadap kadernya yang melanggar aturan.
"Anggota Fraksi PAN tidak pernah melakukan seperti itu, kalau terjadi kita menindak tegas," ujar Teguh kepada Sindonews, Jumat (26/10/2012).
Kalau ada anggota DPR meminta 'jatah', Sambung Teguh, sebaiknya dilaporkan langsung dengan membawa barang bukti supaya ditindak tegas oleh Badan Kehormatan (BK) DPR.
"Apabila ada, sebaiknya direkam, dilaporkan, pasti BK akan menindak, itu jelas melanggar kode etik, bisa dipecat," ujarnya.
Sikap Dahlan Iskan yang mengadu ke Dipo Alam memberikan kesan bahwa DPR kelakuannya jelek, sementara banyak anggota DPR yang masih mempunyai idealisme.
"Statemen itu seolah memberi stigma kelakukan DPR seperti itu, padahal banyak juga anggota DPR yang baik," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :