Disbudpar Bantaeng akan launching eko wisata
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 15:19 WIB
Disbudpar Bantaeng akan launching eko wisata
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Bantaeng berencana akan menggelar launching eko wisata secara nasional di Bantaeng.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, dan sudah ada lampu hijaunya. Jika tidak berhalangan, akan di-launching sekaligus pada puncak perayaan HUT Bantaeng 7 Desember mendatang,” jelas Kadisbudpar Bantaeng Asri Sahrun, saat ditemui di Rujab bupati Bantaeng, Jumat (26/10/2012).
Launching ini, dimaksudkan agar masyarakat bisa mengetahui lebih dekat program eko wisata tersebut. Namun saat ini, pihaknya masih merancang kegiatan-kegiatan apa saja yang akan digelar pada puncak perayaan HUT Bantaeng nanti, termasuk dengan persiapan yang lebih baik, sehingga bisa dilakukan lounching eko wisata di Bantaeng.
Dia optimistis bahwa launching tersebut bisa dilakukan di Bantaeng, lantaran sudah banyak kesiapan khususnya dibidang Pariwisata dan beberapa bidang lainnya. Untuk eko wisata ini, hanya ada 15 Kabupaten/ kota di Indonesia, yang dipercayakan oleh Kemenbudpar, yang salah satunya adalah Bantaeng.
Dia mengatakan, untuk konsep eko wisata ini, Pemkab sudah menyiapkan lahan seluas 5 Hektare (Ha) di sekitar kawasanwisata Pantai Marina. Konsep eko wisata sendiri, berbeda dengan wisata biasa pada umumnya.
Kawasan eko wisata merupakan wisata yang di dalamnya mengandung edukasi dan konservasi alam untuk mempertahankan lingkungan hijau.
Mengenai anggarannya, bersumber dari pemerintah pusat, dengan sistem multy years, selama tiga tahun. Untuk tahap awal, dana yang sudah tersedia sekitar Rp850 juta.
“Kami perkirakan total anggaran keseluruhan sekitar Rp8 miliar, namun untuk tahap awal adalah persiapan lahannya dulu,” papar Asri.
Untuk mendapat kepercayaan tersebut, kata Asri, pemerintah pusat juga sebelumnya telah melakukan verifikasi lapangan, dan menganggap Bantaeng merupakan wilayah yang kondusif untuk mengelola eko wisata tersebut.
Disbudpar juga berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantaeng, dan sejumlah satuan kerja perangkat daerah lainnya.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengatakan, saat ini selain melakukan perbaikan infrastruktur jalan, pihaknya juga melakukan perbaikan di bidang pariwisata, agar Bantaeng bisa menjadi destinasi wisata.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, dan sudah ada lampu hijaunya. Jika tidak berhalangan, akan di-launching sekaligus pada puncak perayaan HUT Bantaeng 7 Desember mendatang,” jelas Kadisbudpar Bantaeng Asri Sahrun, saat ditemui di Rujab bupati Bantaeng, Jumat (26/10/2012).
Launching ini, dimaksudkan agar masyarakat bisa mengetahui lebih dekat program eko wisata tersebut. Namun saat ini, pihaknya masih merancang kegiatan-kegiatan apa saja yang akan digelar pada puncak perayaan HUT Bantaeng nanti, termasuk dengan persiapan yang lebih baik, sehingga bisa dilakukan lounching eko wisata di Bantaeng.
Dia optimistis bahwa launching tersebut bisa dilakukan di Bantaeng, lantaran sudah banyak kesiapan khususnya dibidang Pariwisata dan beberapa bidang lainnya. Untuk eko wisata ini, hanya ada 15 Kabupaten/ kota di Indonesia, yang dipercayakan oleh Kemenbudpar, yang salah satunya adalah Bantaeng.
Dia mengatakan, untuk konsep eko wisata ini, Pemkab sudah menyiapkan lahan seluas 5 Hektare (Ha) di sekitar kawasanwisata Pantai Marina. Konsep eko wisata sendiri, berbeda dengan wisata biasa pada umumnya.
Kawasan eko wisata merupakan wisata yang di dalamnya mengandung edukasi dan konservasi alam untuk mempertahankan lingkungan hijau.
Mengenai anggarannya, bersumber dari pemerintah pusat, dengan sistem multy years, selama tiga tahun. Untuk tahap awal, dana yang sudah tersedia sekitar Rp850 juta.
“Kami perkirakan total anggaran keseluruhan sekitar Rp8 miliar, namun untuk tahap awal adalah persiapan lahannya dulu,” papar Asri.
Untuk mendapat kepercayaan tersebut, kata Asri, pemerintah pusat juga sebelumnya telah melakukan verifikasi lapangan, dan menganggap Bantaeng merupakan wilayah yang kondusif untuk mengelola eko wisata tersebut.
Disbudpar juga berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantaeng, dan sejumlah satuan kerja perangkat daerah lainnya.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengatakan, saat ini selain melakukan perbaikan infrastruktur jalan, pihaknya juga melakukan perbaikan di bidang pariwisata, agar Bantaeng bisa menjadi destinasi wisata.
(gpr)
Lihat Juga :