Aduan Dahlan Iskan bukan hal baru

Sabtu, 27 Oktober 2012 - 06:00 WIB
Aduan Dahlan Iskan bukan...
Aduan Dahlan Iskan bukan hal baru
A A A
Sindonews.com - Aduan menteri BUMN Dahlan Iskan ke Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam bahwa ada oknum DPR yang meminta 'jatah' ke pihak BUMN mendapat tanggapan beragam.

Direktur lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti menilai adanya dugaan oknum DPR yang meminta 'jatah' ke BUMN dinilai bukan informasi baru. Menurutnya harus diungkap sesuai fakta. "Tak ada yang baru dalam info itu, kalau tak dibilang basi," ujar Ray saat dihubungi Jumat (26/10/2012) malam.

Sebenarnya, lanjut Ray, publik bukan hanya menuggu ungkapan seperti yang diutarakan menteri BUMN ke Seskab, atau sikap reaktif oleh sejumlah anggota DPR, tapi harus melalui data supaya ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. "Publik berharap adalah pengungkapan datanya, dan tentu saja menyampaikan data itu langsung ke aparat penegak hukum," ujarnya.

Sebelumnya, Dipo Alam mengaku mendapatkan pengaduan dari Dahlan Iskan terkait BUMN yang sering dimintai 'jatah' oleh anggota DPR. Dipo Alam membenarkan jika Dahlan mengirimkan pesan singkat pada dia untuk melindungi BUMN dari tangan jahil para oknum DPR. Pihaknya pun merespons dengan menerbitkan Surat Edaran (SE).

"Benar Menteri BUMN (Dahlan Iskan) melapor via SMS ke Seskab agar mengindahkan SE (Surat Edaran) nomor 542," kata dia dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (24/10/2012).

Menurut dia, Seskab telah memerintahkan seluruh direksi BUMN untuk menolak bila masih ada oknum DPR yang meminta jatah. "Seluruh direksi BUMN harus menolak jika ada oknum DPR minta 'jatah' dalam persetujuan mereka dalam pencairan PMN," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Eksekutif-Legislatif...
Eksekutif-Legislatif Kobar Sepakati Raperda APBD Perubahan 2022
Begini Saran Perindo...
Begini Saran Perindo Agar Hubungan Legislatif-Eksekutif Berjalan Maksimal
Eksekutif dan Legislatif...
Eksekutif dan Legislatif Kobar Sepakati 3 Ranperda Menjadi Perda
Kompak, Legislatif-Eksekutif...
Kompak, Legislatif-Eksekutif Bersinergi Wujudkan Sport Tourism di Kendal
Pola Komunikasi Legislatif...
Pola Komunikasi Legislatif dengan Eksekutif di Seruyan Perlu Diperbaiki
HT Berharap Basperindo...
HT Berharap Basperindo Tempatkan Kader di Legislatif dan Eksekutif
Berita Terkini
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
24 menit yang lalu
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
29 menit yang lalu
Rights Issue, cashUP...
Rights Issue, cashUP Siapkan Modal Baru untuk Perluasan Ekosistem Merchant
51 menit yang lalu
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
1 jam yang lalu
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
1 jam yang lalu
Prioritaskan Lingkungan,...
Prioritaskan Lingkungan, PT Dairi Prima Mineral Pilih Tambang Bawah Tanah
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved