Infrastruktur Dikbud dianggarkan Rp7 T

Senin, 29 Oktober 2012 - 11:13 WIB
Infrastruktur Dikbud...
Infrastruktur Dikbud dianggarkan Rp7 T
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menganggarkan infrastruktur untuk pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) sebesar Rp7 triliun di tahun 2013 pada Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Infrstruktur ini nantinya akan berupa pembangunan sekolah dan infrastruktur lainnya yang terkait dengan pendidikan dan kebudayaan.

"Ada Rp7 triliun yang akan ada dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk infrastrukturnya. Jadi nantinya akan seperti pembangunan sekolah dan yang lain," kata Menteri Keuangan, Agus Martowardojo di kantornya, Senin (29/10/2012).

Akan tetapi, lanjut Agus, anggaran tersebut masih dalam proses penelaahan. Menurutnya, jika nanti digabung dengan anggaran infrastruktur keseluruhan yang berjumlah Rp196 triliun, maka totalnya akan menjadi Rp203 triliun. Jadi dibandingkan APBN P 2012 yang sebesar Rp174,9 triliun maka terlihat peningkatan. "Jadi saat ini proses penelaahan sedang berjalan," ucapnya.

Anggaran pendidikan tahun 2013 ditetapkan Rp336,8 triliun atau 20 persen dari total belanja negara, terdiri atas alokasi anggaran pendidikan melalui belanja pemerintah pusat Rp117,8 triliun, transfer ke daerah Rp214,1 triliun, dan pengeluaran pembiayaan Rp5 triliun.

Diketahui sebelumnya, anggaran infrastruktur tahun 2013 naik 25 persen menjadi Rp213 triliun. Sebelumnya, anggaran ini hanya mendapatkan porsi sebesar Rp168 triliun.

Penyumbang kenaikan anggaran infrastruktur di antaranya adanya penghematan anggaran subsidi energi dari pos subsidi listrik sebesar Rp11,8 triliun.

Hal ini setelah kenaikan TTL sebesar 15 persen sepanjang tahun 2013. Belum lagi dari penghematan anggaran perjalanan dinas kementerian lembaga sebesar Rp2,9 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved