Pemkab Muaraenim fasilitasi pematenan produk

Senin, 29 Oktober 2012 - 18:02 WIB
Pemkab Muaraenim fasilitasi...
Pemkab Muaraenim fasilitasi pematenan produk
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim akan memfasilitasi pengerjaan merek dari produk dagang para pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kabupaten Muaraenim. Hal ini di harapkan mampu meningkatkan daya saing dan nilai jual produk.

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muaraenim Edi Saidi mengatakan, pematenan suatu produk dagang merupakan hal yang sangat penting. Sebab, dengan adanya pematenan maka produk dagang akan terproteksi (terlindungi) dari kompetitor (pesaing) pelaku usaha lainnya yang kurang bertanggung jawab. Seperti pemalsuan produk ataupun pencurian ide secara ilegal.

Dalam hal ini, pematenan produk dapat meliputi beberapa hal. Di antaranya logo, konten (isi) dan kemasan. Sebagai gambaran,untuk produk kopi yang telah memiliki paten merek dagang, maka pelaku usaha akan dengan mudah memasarkan produk melalui berbagai cara. Baik dengan penjualan langsung atau dengan cara lain seperti waralaba.

"Pastinya, dengan dipatenkannya merek dagang maka produk dari pelaku usaha akan terjaga dan tidak akan bisa ditiru oleh pelaku usaha lainnya," papar dia di Muaraenim, Senin (29/10/2012).

Menurut Edi, untuk mematenkan produk dagang terbilang cukup mudah. Yakni pelaku usaha bisa langsung datang ke Desprindag Kabupaten Muaraenim lengkap dengan sampel usahanya dan biodata usaha. Selanjutnya, berkas tersebut akan dibawa ke Desprindag Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk diproses lebih lanjut.

"Pematenan ini pastinya gratis dan untuk prasyaratan lebih lanjut bisa ditanyakan langsung ke Disperindag Kabupaten Muaraenim. Sedangkan untuk lamanya proses waktunya relatif," ucap dia.

Namun, lanjut Edi, para pelaku usaha di Kabupaten Muaraenim belum terbiasa dengan arti pentingnya paten merek atau lebih dikenal dengan sebutan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (HAKI).

Padahal dengan adanya label HAKI di merek dagang maka para pelaku usaha bisa mendapatkan keuntungan lebih. Seperti, pelaku usaha bisa jual resep melalui mereknya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya menghimbbau agar para pelaku usaha di Kabupaten Muaraenim mau segera mematenkan hasil produknya. Sebab, dengan paten nantinya produk asli Kabupaten Muaraenim seperti kopi dan lainnya bisa menjadi ciri khas dan bisa dikenal lebih luas. "Hal ini tentunya akan berdampak ekonomis bagi para pelaku usaha," pungkasnya.

Salah satu pelaku UKM di Kota Tanjung Enim, Murti menuturkan, sudah sejak satu tahun terakhir dirinya menggeluti usaha pembuatan roti kacang. Namun, usaha tersebut belum di patenkan karena dirinya tidak mengetahui caranya. Tak hanya itu, dirinya juga takut bila pematenan produk akan di kenai biaya yang mahal.

"Saya mau saja dipatenkan produknya. Tapi ya saya gak tahu caranya, selain itu biaya berapa. Maunya ada sosialisasi dulu dari pemerintah, biar kita ini bisa ngerti," ucap dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
6 Juta UMKM di Jabar...
6 Juta UMKM di Jabar Didorong Miliki Hak Paten Produk
20 Tahun Bekerja dan...
20 Tahun Bekerja dan Punya 1.000 Hak Paten, Pria Ini Tinggalkan Apple
Hasilkan Beragam Produk...
Hasilkan Beragam Produk Kreatif, Sandiaga Bantu Siswa Urus Hak Paten
Indonesia Jadi Negara...
Indonesia Jadi Negara Tertinggi Ajukan Hak Paten, Menkum: Kalahkan Amerika dan China
Sedihnya Nasib Pencipta...
Sedihnya Nasib Pencipta Wiper Kaca Mobil, Tak Pernah Dapat Untung dari Karyanya
DJI Gugat Insta360 karena...
DJI Gugat Insta360 karena Dicurigai Curi Enam Paten Teknologinya
Berita Terkini
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
8 menit yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
47 menit yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
1 jam yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
1 jam yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
1 jam yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
1 jam yang lalu
Infografis
Sertifikasi Halal Gratis...
Sertifikasi Halal Gratis Genjot Target 10 Juta Produk Halal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved