Unilever cetak penjualan Rp20,34 T
Selasa, 30 Oktober 2012 - 10:48 WIB
Unilever cetak penjualan Rp20,34 T
A
A
A
Sindonews.com - Emiten sektor konsumsi, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) hingga akhir bulan kesembilan tahun ini mencetak kenaikan penjualan bersih mencapai 17,44 persen menjadi Rp20,34 triliun dari Rp17,32 triliun pada akhir September 2011.
Dalam keterangan perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), naiknya penjualan bersih mendorong naiknya beban pokok penjualan meningkat sebesar 18,39 persen menjadi Rp9,98 triliun dari Rp8,43 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Akibatnya, laba kotor perseroan tercatat sebesar Rp10,37 triliun, naik 16,65 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp8,89 triliun. Beban pemasaran dan penjualan mengalami kenaikan 10,31 persen menjadi Rp4,28 triliun dari Rp3,88 triliun pada akhir kuartal III tahun ini. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp1,16 triliun dari Rp957,89 miliar.
Sementara, keuntungan pelepasan aset tetap perseroan meningkat menjadi Rp1,49 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp1,13 triliun. Disamping itu, perusahaan juga mendapat keuntungan pelepasan entitas anak sebesar Rp4,66 triliun dan keuntungan selisih kurs sebesar Rp1,57 miliar dari sebelumnya rugi Rp6,31 miliar.
Laba periode berjalan perseroan tercatat bertumbuh 20,46 persen menjadi Rp3,65 triliun dari Rp3,03 triliun pada kuartal III tahun lalu. Laba per saham dasar naik menjadi Rp479 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp397 per lembar saham. Adapun aset perseroan bertumbuh 18,5 persen menjadi Rp12,42 triliun dari Rp10,48 triliun pada akhir September 2011.
Dalam keterangan perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), naiknya penjualan bersih mendorong naiknya beban pokok penjualan meningkat sebesar 18,39 persen menjadi Rp9,98 triliun dari Rp8,43 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Akibatnya, laba kotor perseroan tercatat sebesar Rp10,37 triliun, naik 16,65 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp8,89 triliun. Beban pemasaran dan penjualan mengalami kenaikan 10,31 persen menjadi Rp4,28 triliun dari Rp3,88 triliun pada akhir kuartal III tahun ini. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp1,16 triliun dari Rp957,89 miliar.
Sementara, keuntungan pelepasan aset tetap perseroan meningkat menjadi Rp1,49 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp1,13 triliun. Disamping itu, perusahaan juga mendapat keuntungan pelepasan entitas anak sebesar Rp4,66 triliun dan keuntungan selisih kurs sebesar Rp1,57 miliar dari sebelumnya rugi Rp6,31 miliar.
Laba periode berjalan perseroan tercatat bertumbuh 20,46 persen menjadi Rp3,65 triliun dari Rp3,03 triliun pada kuartal III tahun lalu. Laba per saham dasar naik menjadi Rp479 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp397 per lembar saham. Adapun aset perseroan bertumbuh 18,5 persen menjadi Rp12,42 triliun dari Rp10,48 triliun pada akhir September 2011.
(rna)
Lihat Juga :