Kuartal I/2013, PNM tunjuk underwriter obligasi
Selasa, 30 Oktober 2012 - 12:23 WIB
Kuartal I/2013, PNM tunjuk underwriter obligasi
A
A
A
Sindonews.com - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) akan menerbitkan surat utang (obligasi) berkelanjutan dengan total emisi mencapai Rp1 triliun pada tahun depan. Untuk melancarkan aksi korporasi tersebut, perseroan akan menunjuk pelaksana penjamin (underwriter) emisi obligasi pada kuartal I tahun depan.
Executive Vice President PNM Bambang Siswaja mengatakan, total obligasi tersebut nantinya akan diterbitkan melalui dua periode, dengan porsi masing-masing sebesar Rp500 miliar.
"Kemungkinan tenornya sama seperti obligasi sebelumnya yakni lima tahun," ujar Bambang saat ditemui dikantornya di Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Diharapkan setelah underwriter ditunjuk, penawaran obligasi berkelanjutan tersebut bisa segera dilakukan.Mengenai rating perseroan berharap mendapatkan rating lebih baik dari sebelumnya.
"Kami harapkan rating bisa lebih baik, minimal sama dari rating obligasi yang sebelumnya," harapnya.
Sementara mengenai kupon obligasi, dia menyatakan, perusahaan menginginkan kupon obligasi bisa lebih rendah dari 9 persen. Pasalnya kupon obligasi terdahulu ditawarkan pada level 9,1 persen.
Adapun dana hasil obligasi akan digunakan perseroan untuk mengembangkan bisnis pembiayaan kredit sektor usaha kecil menengah dan koperasi (UKMK) yang mencapai Rp4 triliun pada tahun depan.
Direktur Keuangan dan Operasional PNM Kemas Hasani menambahkan, pembiayaan yang akan dikembangkan perseroan pada tahun depan masih dipelajari. Perseroan, kata dia, saat ini tengah memperdalam bisnis untuk menentukan arahnya, apakah di bidang ventura, teknologi atau investasi.
"Hal ini sesuai instruksi Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika rapim (rapat pimpinan) BUMN," katanya.
Disamping menerbitkan obligasi berkelanjutan, perseroan juga berencana akan menerbitkan obligasi berbasis syariah. Namun, tidak untuk dalam waktu dekat karena perseroan masih mempelajari pasar obligasi syariah dan minat investor terhadap produk tersebut.
Executive Vice President PNM Bambang Siswaja mengatakan, total obligasi tersebut nantinya akan diterbitkan melalui dua periode, dengan porsi masing-masing sebesar Rp500 miliar.
"Kemungkinan tenornya sama seperti obligasi sebelumnya yakni lima tahun," ujar Bambang saat ditemui dikantornya di Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Diharapkan setelah underwriter ditunjuk, penawaran obligasi berkelanjutan tersebut bisa segera dilakukan.Mengenai rating perseroan berharap mendapatkan rating lebih baik dari sebelumnya.
"Kami harapkan rating bisa lebih baik, minimal sama dari rating obligasi yang sebelumnya," harapnya.
Sementara mengenai kupon obligasi, dia menyatakan, perusahaan menginginkan kupon obligasi bisa lebih rendah dari 9 persen. Pasalnya kupon obligasi terdahulu ditawarkan pada level 9,1 persen.
Adapun dana hasil obligasi akan digunakan perseroan untuk mengembangkan bisnis pembiayaan kredit sektor usaha kecil menengah dan koperasi (UKMK) yang mencapai Rp4 triliun pada tahun depan.
Direktur Keuangan dan Operasional PNM Kemas Hasani menambahkan, pembiayaan yang akan dikembangkan perseroan pada tahun depan masih dipelajari. Perseroan, kata dia, saat ini tengah memperdalam bisnis untuk menentukan arahnya, apakah di bidang ventura, teknologi atau investasi.
"Hal ini sesuai instruksi Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika rapim (rapat pimpinan) BUMN," katanya.
Disamping menerbitkan obligasi berkelanjutan, perseroan juga berencana akan menerbitkan obligasi berbasis syariah. Namun, tidak untuk dalam waktu dekat karena perseroan masih mempelajari pasar obligasi syariah dan minat investor terhadap produk tersebut.
(rna)
Lihat Juga :