BK DPR: SMS gelap itu hanya jadi info
Selasa, 30 Oktober 2012 - 13:37 WIB
BK DPR: SMS gelap itu hanya jadi info
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) M. Prakosa enggan menanggapi lebih jauh terkait beredarnya Short Message Service (SMS) inisial pemeras BUMN. Menurutnya pesan tersebut hanya sebagai informasi.
"Saya belum membaca, kalau kita sifatnya hanya SMS yang anonim ini kita pakai sebagai informasi tapi bukan jadi penelusuran," ujar Prakosa saat dihubungi wartawan, Selasa (30/10/2012).
Menurutnya, pesan yang beredar hanya belum bisa dijadikan alat bukti kecuali SMS tersebut jelas identitasnya. BK akan menanyakan langsung kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Kita tanyakan ke Pak Dahlan apa yang diketahui, dilihatnya, siapa saja dan bagaimana modusnya tentang adanya kongkalikong tersebut," ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa SMS yang beredar tersebut tidak bisa diproses. "Kita akan proses yang valid, kita tidak menangani informasi kaleng, kalau tidak ada identitasnya ya tidak akan pernah ditindaklanjuti," pungkasnya.
Seperti diketahui, Dalam SMS tersebut, disebutkan beberapa inisial oknum DPR yang kerap melakukan pemerasan terhadap BUMN. "Ini Inisial Anggota DPR RI yang memeras BUMN: AK, IM, SN, NW, BS (F Golkar) PM, EV, CK (F PDIP) AR, IR, SUR (F PKS) FA (F HANURA) ALM, NAS, (F PAN) JA, SG, MJ (F PD), MUZ (F GERINDRA). Info: Humas BUMN," demikian isi SMS tersebut.
"Saya belum membaca, kalau kita sifatnya hanya SMS yang anonim ini kita pakai sebagai informasi tapi bukan jadi penelusuran," ujar Prakosa saat dihubungi wartawan, Selasa (30/10/2012).
Menurutnya, pesan yang beredar hanya belum bisa dijadikan alat bukti kecuali SMS tersebut jelas identitasnya. BK akan menanyakan langsung kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Kita tanyakan ke Pak Dahlan apa yang diketahui, dilihatnya, siapa saja dan bagaimana modusnya tentang adanya kongkalikong tersebut," ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa SMS yang beredar tersebut tidak bisa diproses. "Kita akan proses yang valid, kita tidak menangani informasi kaleng, kalau tidak ada identitasnya ya tidak akan pernah ditindaklanjuti," pungkasnya.
Seperti diketahui, Dalam SMS tersebut, disebutkan beberapa inisial oknum DPR yang kerap melakukan pemerasan terhadap BUMN. "Ini Inisial Anggota DPR RI yang memeras BUMN: AK, IM, SN, NW, BS (F Golkar) PM, EV, CK (F PDIP) AR, IR, SUR (F PKS) FA (F HANURA) ALM, NAS, (F PAN) JA, SG, MJ (F PD), MUZ (F GERINDRA). Info: Humas BUMN," demikian isi SMS tersebut.
(gpr)
Lihat Juga :