Hipmi yakin AEC dongkrak pertumbuhan ekonomi RI

Selasa, 30 Oktober 2012 - 14:35 WIB
Hipmi yakin AEC dongkrak...
Hipmi yakin AEC dongkrak pertumbuhan ekonomi RI
A A A
Sindonews.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) optimis penerapan Asean Economic Community (AEC) pada 2015 akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi bangsa-bangsa di ASEAN. Termasuk bangsa Indonesia yang pertumbuhan ekonominya terus mengalami peningkatan.

Ketua DPD Hipmi DIY, Lilik Syaiful Ahmad memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan kedua ini diperkirakan akan mencapai 6,5 hingga 6,9 persen. Pertumbuhan ini akan tertinggi dibandingkan dengan negara lain di ASEAN. Dimana dalam perkiraan Malaysia (5,2 persen), Thailand (4,5 persen), Filipina (5,0 persen) dan Singapura (4,4 persen).

“Pemberlakukan AEC akan menjadikan ekonomi Indonesia lebih tangguh,” ujar Lilik di DIY, Selasa (30/10/2012).

Prediksi ini, ujarnya, tidak lepas dari kondisi perdagangan ekonomi internasioal. Disaat negara lain melambat, Indonesia tetap eksis melakukan ekspor. Pertumbuhan ekspor meningkat hingga 14,9-15,3 persen dan impor 18-18,4 persen.

Keberhasilan ini, tidak lepas dari regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Di antaranya dengan memaksimalkan daya beli masyarakat melalui pengendalian laju inflasi, mendorong realisasi penyerapan anggaran, memperbaiki iklim investasi dan mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Krisis ekonomi dunia, tetap menjadi bayang-bayang yang harus diwaspadai,” jelasnya.

Diberlakukannya AEC di 2015, ujarnya, persaingan bukan hanya dari pengusaha dalam negeri saja. Namun juga dari pengusaha di luar yang masuk ke dalam anggota AEC. Arus keluar masuk barang akan semakin banyak. Untuk itulah pengusaha harus bersiap untuk menyambut persaingan yang kian ketat.

Hipmi, akan terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan stakeholder. Hipmi akan terus berusaha untuk menyatukan tekad mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved