Rambah TV berbayar, VIVA siapkan USD150 juta
Selasa, 30 Oktober 2012 - 17:16 WIB
Rambah TV berbayar, VIVA siapkan USD150 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) berencana melebarkan sayap di dunia media digital dengan menghadirkan layanan saluran televisi berbayar.
Direktur Utama VIVA, Erick Thohir menerangkan, rencana tersebut akan direalisasikan pada semester pertama tahun depan. "Untuk TV berbayar ini kita akan luncurkan pada tahun depan," ujar Thohir dalam paparan publiknya di Epicsentrum, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Untuk merealisasikan rencana tersebut, diakuinya, investasi yang dibutuhkan diperkirakan mencapai hingga USD150 juta untuk tiga tahun mendatang.
"USD75 juta dari modal perangkat pembiayaan yang kami miliki seperti penerbitan bonds dan lainnya. Sedangkan USD75 juta dari cashflow internal," sebutnya.
Diakuinya pula, perseroan sangat percaya diri untuk melakukan ekspansi ke ranah digital tersebut bermodalkan program-program eksklusif yang mereka miliki. Dimana, program acara nantinya akan merambah sektor olahraga lewat Sport One.
"Terutama untuk program World Cup yang diharap nanti jadi pengikat masyarakat untuk loyal berlangganan," tandasnya.
Direktur Utama VIVA, Erick Thohir menerangkan, rencana tersebut akan direalisasikan pada semester pertama tahun depan. "Untuk TV berbayar ini kita akan luncurkan pada tahun depan," ujar Thohir dalam paparan publiknya di Epicsentrum, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Untuk merealisasikan rencana tersebut, diakuinya, investasi yang dibutuhkan diperkirakan mencapai hingga USD150 juta untuk tiga tahun mendatang.
"USD75 juta dari modal perangkat pembiayaan yang kami miliki seperti penerbitan bonds dan lainnya. Sedangkan USD75 juta dari cashflow internal," sebutnya.
Diakuinya pula, perseroan sangat percaya diri untuk melakukan ekspansi ke ranah digital tersebut bermodalkan program-program eksklusif yang mereka miliki. Dimana, program acara nantinya akan merambah sektor olahraga lewat Sport One.
"Terutama untuk program World Cup yang diharap nanti jadi pengikat masyarakat untuk loyal berlangganan," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :