Pengusaha dukung gerakan hemat BBM
Selasa, 30 Oktober 2012 - 18:02 WIB
Pengusaha dukung gerakan hemat BBM
A
A
A
Sindonews.com - Gerakan sehari tanpa mobil (one day no car) yang digalakkan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mendapat dukungan dari kalangan pengusaha. Salah satunya, yakni Presiden Direktur PT Megapolitan Developments Tbk Melani Lowas Barak Rimba.
Melani mencoba program tersebut dari kantornya di Cinere menuju Balaikota Depok untuk mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) apartemen di Cinere, Depok. Menurut Melani, perbaikan transportasi massal harus dilakukan bersinergi oleh pemerintah daerah se-Jabodetabek. Hal itu bisa mendorong para pengusaha bersedia naik kendaraan umum.
"One day no car, kelihatannya bagus juga. Bisa ada kontribusi untuk menghemat BBM selama sehari. Kami berikan juga dukungan kepada taksi dan umum, transportasi massal mesti diperbaiki, apalagi Cinere daerah mobil mewah, public transportation harus diperbaiki," paparnya kepada wartawan di Balaikota Depok, Selasa (29/10/12).
Dia menjamin para pengusaha di Depok sudah menggunakan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Namun dia meragukan keamanan dan kenyamanan transportasi umum di Indonesia.
"Kalau di luar negeri aman-aman saja, baik-baik saja. Pemerintah daerah harus memperbaiki transportasi publik, taksi juga harus aman. Jadi, kita tidak ragu naiknya, kami sudah pakai BBM non-subsidi, pakai pertamax, itu pasti. Dari kalangan saya kenal, semua pengusaha sudah pakai pertamax, malu dong," katanya.
Pemerintah Kota Depok sudah memberlakukan program one day no car sejak beberapa bulan lalu. Para PNS dilarang menggunakan mobil dinas, namun bisa menggunakan transportasi umum, kereta, dan jalan kaki.
Melani mencoba program tersebut dari kantornya di Cinere menuju Balaikota Depok untuk mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) apartemen di Cinere, Depok. Menurut Melani, perbaikan transportasi massal harus dilakukan bersinergi oleh pemerintah daerah se-Jabodetabek. Hal itu bisa mendorong para pengusaha bersedia naik kendaraan umum.
"One day no car, kelihatannya bagus juga. Bisa ada kontribusi untuk menghemat BBM selama sehari. Kami berikan juga dukungan kepada taksi dan umum, transportasi massal mesti diperbaiki, apalagi Cinere daerah mobil mewah, public transportation harus diperbaiki," paparnya kepada wartawan di Balaikota Depok, Selasa (29/10/12).
Dia menjamin para pengusaha di Depok sudah menggunakan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Namun dia meragukan keamanan dan kenyamanan transportasi umum di Indonesia.
"Kalau di luar negeri aman-aman saja, baik-baik saja. Pemerintah daerah harus memperbaiki transportasi publik, taksi juga harus aman. Jadi, kita tidak ragu naiknya, kami sudah pakai BBM non-subsidi, pakai pertamax, itu pasti. Dari kalangan saya kenal, semua pengusaha sudah pakai pertamax, malu dong," katanya.
Pemerintah Kota Depok sudah memberlakukan program one day no car sejak beberapa bulan lalu. Para PNS dilarang menggunakan mobil dinas, namun bisa menggunakan transportasi umum, kereta, dan jalan kaki.
(rna)
Lihat Juga :