Berau Coal catat rugi USD32,65 juta
Kamis, 01 November 2012 - 09:42 WIB
Berau Coal catat rugi USD32,65 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) pada kuartal III tahun ini mencatat rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD32,65 juta, turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat laba USD111,51 juta.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), turunnya laba tersebut akibat turunnya penjualan, naiknya beban perseroan dan rugi selisih kurs serta turunnya nilai aset perseroan pada periode tersebut. Meski penjualan perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini turun 7,13 persen menjadi USdD,121 miliar dari USD1,207 miliar pada periode yang sama 2011.
Sementara beban pokok penjualan naik 7,85 persen menjadi USD763,82 juta dari USD708,23 juta pada periode yang sama tahun lalu. Beban umum dan adminsitrasi naik menjadi USD55,08 juta dari USD39,95 juta, beban penjualan dan pemasaran menjadi USD52,83 juta dari USD44,9 juta.
Biaya keuangan perseroan pada kuartal III tahun ini juga meningkat menjadi USD96,49 juta dari USD78,77 juta, rugi selisih kurs menjadi USD4,07 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya membukukan laba senilai USD1,43 juta. Adapun, penurunan nilai aset keuangan tersedia untuk dijual bertambah menjadi USD47,09 juta dari USD20 juta dan beban lain-lain meningkat menjadi USD7,69 juta dari USD3,07 juta pada kuartal III/2011.
Perseroan pada kuartal III tahun ini mencatat rugi periode berjalan sebesar USD22,23 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya mencatat laba sebesar USD132,45 juta. Kerugian ini menyebabkan perseroan mencatat rugi laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi USD0,0009 dari USD0,0032 pada akhir September tahun lalu.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), turunnya laba tersebut akibat turunnya penjualan, naiknya beban perseroan dan rugi selisih kurs serta turunnya nilai aset perseroan pada periode tersebut. Meski penjualan perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini turun 7,13 persen menjadi USdD,121 miliar dari USD1,207 miliar pada periode yang sama 2011.
Sementara beban pokok penjualan naik 7,85 persen menjadi USD763,82 juta dari USD708,23 juta pada periode yang sama tahun lalu. Beban umum dan adminsitrasi naik menjadi USD55,08 juta dari USD39,95 juta, beban penjualan dan pemasaran menjadi USD52,83 juta dari USD44,9 juta.
Biaya keuangan perseroan pada kuartal III tahun ini juga meningkat menjadi USD96,49 juta dari USD78,77 juta, rugi selisih kurs menjadi USD4,07 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya membukukan laba senilai USD1,43 juta. Adapun, penurunan nilai aset keuangan tersedia untuk dijual bertambah menjadi USD47,09 juta dari USD20 juta dan beban lain-lain meningkat menjadi USD7,69 juta dari USD3,07 juta pada kuartal III/2011.
Perseroan pada kuartal III tahun ini mencatat rugi periode berjalan sebesar USD22,23 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya mencatat laba sebesar USD132,45 juta. Kerugian ini menyebabkan perseroan mencatat rugi laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi USD0,0009 dari USD0,0032 pada akhir September tahun lalu.
(rna)
Lihat Juga :