Fortune Indonesia lepas saham di Travindo
Jum'at, 02 November 2012 - 17:36 WIB
Fortune Indonesia lepas saham di Travindo
A
A
A
Sindonews.com - PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melepas kepemilikan mayoritas di usaha jasa perjalanan yang selama ini dijalankan oleh salah satu anak perusahannya, PT Fortune Travindo (Travindo). Sebagai gantinya, perseroan akan memfokuskan aktivitas bisnisnya di bidang penyedia jasa telekomunikasi.
Direktur FORU, Mulyadi Sulaeman mengungkapkan bahwa pelepasan kepemilikan mayoritas tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pertumbuhan FORU sebagai perusahaan komunikasi terpadu.
“Dengan konsentrasi penuh di industri komunikasi, kami yakin FORU dapat lebih giat menyerap pertumbuhan pasar yang sangat pesat saat ini,” terang Mulyadi dalam keterangan yang diterima Sindonews, Jumat (2/11/2012).
Pelepasan saham itu telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham luar biasa Travindo pada 17 Oktober 2012 lalu, yang menghasilkan putusan berupa penerbitan saham baru (rights issue) sebanyak 8.977.300 lembar.
Saham ini dibeli oleh Dedi Sjahrir Panigoro, Farida Eva Riyanti Hutapea dan Lucia Novenna Budiono dengan total kepemilikan sebesar 80 persen. Sisanya dimiliki oleh Foru yang tidak menggunakan preemptive right (hak memesan efek terlebih dahulu/HMETD).
Seluruh keputusan atas perubahan tersebut, kata Mulyadi, berlaku efektif sejak dikeluarkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Lepasnya kepemilikan mayoritas FORU itu sesuai dengan hasil keputusan RUPS FORU pada 13 Juni 2012 lalu.
Pada rapat tersebut, FORU sepakat untuk fokus di bisnis jasa komunikasi. “Kami mendukung penuh rights issue yang dilakukan oleh Travindo. Kami yakin, dengan pengalaman luas di bidang pariwisata yang dimiliki oleh para pemilik saham baru, bisnis Travindo akan tumbuh lebih signifikan,” tegas Direktur Utama FORU Indra Abidin.
Pada tahun buku 2011, FORU mencatat pendapatan usaha sebesar Rp505,63 miliar. Kontribusi Travindo sebagai anak perusahaan pada pendapatan jasa FORU tercatat sebesar Rp31,5 miliar atau 6,23 persen.
Sementara itu, kontribusi keuntungan bersih Travindo kepada FORU sebesar Rp124,1 juta dari total konsolidasi keuntungan bersih FORU sebesar Rp12,95 miliar. Penyumbang terbesar pendapatan usaha FORU berasal dari usaha jasa advertising, yaitu sebesar 86,63 persen.
Sebagai informasi, saat ini FORU masih didukung penuh oleh tiga anak perusahaannya, yaitu PT Fortune Pramana Rancang (Fortune PR), PT Fortune Adwicipta (Adwicipta), dan PT Pelita Alembana (Pelita).
Direktur FORU, Mulyadi Sulaeman mengungkapkan bahwa pelepasan kepemilikan mayoritas tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pertumbuhan FORU sebagai perusahaan komunikasi terpadu.
“Dengan konsentrasi penuh di industri komunikasi, kami yakin FORU dapat lebih giat menyerap pertumbuhan pasar yang sangat pesat saat ini,” terang Mulyadi dalam keterangan yang diterima Sindonews, Jumat (2/11/2012).
Pelepasan saham itu telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham luar biasa Travindo pada 17 Oktober 2012 lalu, yang menghasilkan putusan berupa penerbitan saham baru (rights issue) sebanyak 8.977.300 lembar.
Saham ini dibeli oleh Dedi Sjahrir Panigoro, Farida Eva Riyanti Hutapea dan Lucia Novenna Budiono dengan total kepemilikan sebesar 80 persen. Sisanya dimiliki oleh Foru yang tidak menggunakan preemptive right (hak memesan efek terlebih dahulu/HMETD).
Seluruh keputusan atas perubahan tersebut, kata Mulyadi, berlaku efektif sejak dikeluarkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Lepasnya kepemilikan mayoritas FORU itu sesuai dengan hasil keputusan RUPS FORU pada 13 Juni 2012 lalu.
Pada rapat tersebut, FORU sepakat untuk fokus di bisnis jasa komunikasi. “Kami mendukung penuh rights issue yang dilakukan oleh Travindo. Kami yakin, dengan pengalaman luas di bidang pariwisata yang dimiliki oleh para pemilik saham baru, bisnis Travindo akan tumbuh lebih signifikan,” tegas Direktur Utama FORU Indra Abidin.
Pada tahun buku 2011, FORU mencatat pendapatan usaha sebesar Rp505,63 miliar. Kontribusi Travindo sebagai anak perusahaan pada pendapatan jasa FORU tercatat sebesar Rp31,5 miliar atau 6,23 persen.
Sementara itu, kontribusi keuntungan bersih Travindo kepada FORU sebesar Rp124,1 juta dari total konsolidasi keuntungan bersih FORU sebesar Rp12,95 miliar. Penyumbang terbesar pendapatan usaha FORU berasal dari usaha jasa advertising, yaitu sebesar 86,63 persen.
Sebagai informasi, saat ini FORU masih didukung penuh oleh tiga anak perusahaannya, yaitu PT Fortune Pramana Rancang (Fortune PR), PT Fortune Adwicipta (Adwicipta), dan PT Pelita Alembana (Pelita).
(rna)
Lihat Juga :