Berhenti curi ikan, Thailand bisa ekspor ke RI
Sabtu, 03 November 2012 - 12:44 WIB
Berhenti curi ikan, Thailand bisa ekspor ke RI
A
A
A
Sindonews.com - Diperketatnya persyaratan impor hortikultura ke Indonesia membuat ekspor Thailand ke Indonesia jatuh hingga 23 persen. Demi mengatasi masalah ini Thailand meminta Indonesia untuk menghapus hambatan-hambatan perdagangan tersebut.
Menanggapi permintaan Thailand ini, pemerintah Indonesia menyatakan tidak akan begitu saja mengabulkannya. Sebagai gantinya, Indonesia ingin Thailand berhenti mencuri ikan-ikan dari perairan Indonesia.
"Kan kepentingannya dia hortikultura, kepentingan kita mungkin yang lain. Jadi dengan demikian Thailand juga harus menghormati sertifikat of origin dari ikan," tegas Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (2/11/2012) malam.
Bayu mengajak Thailand untuk duduk bersama membicarakan masalah itu. Pihaknya menekankan, Indonesia tidak berniat untuk mendiskriminasi negara tertentu dalam kegiatan perdagangan internasional. "Ya mari kita buat MRA (Mutual Recognitions Arrangements) dong dengan Indonesia, kita tidak membuat diskriminasi dengan siapa-siapa," tandasnya.
Menurut dia, kesepakatan dengan Thailand berpotensi memberikan keuntungan besar bagi Indonesia juga. Selain penghentian pencurian ikan di perairan Indonesia, akses produk-produk Indonesia yang lain untuk masuk ke Thailand pun bisa diperbesar.
"Kalau misalnya kita bisa membuat MRA, kita bisa melihat bahwa produk-produk yang selama ini di Thailand kurang optimal, bisa dioptimalkan," pungkasnya.
Menanggapi permintaan Thailand ini, pemerintah Indonesia menyatakan tidak akan begitu saja mengabulkannya. Sebagai gantinya, Indonesia ingin Thailand berhenti mencuri ikan-ikan dari perairan Indonesia.
"Kan kepentingannya dia hortikultura, kepentingan kita mungkin yang lain. Jadi dengan demikian Thailand juga harus menghormati sertifikat of origin dari ikan," tegas Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (2/11/2012) malam.
Bayu mengajak Thailand untuk duduk bersama membicarakan masalah itu. Pihaknya menekankan, Indonesia tidak berniat untuk mendiskriminasi negara tertentu dalam kegiatan perdagangan internasional. "Ya mari kita buat MRA (Mutual Recognitions Arrangements) dong dengan Indonesia, kita tidak membuat diskriminasi dengan siapa-siapa," tandasnya.
Menurut dia, kesepakatan dengan Thailand berpotensi memberikan keuntungan besar bagi Indonesia juga. Selain penghentian pencurian ikan di perairan Indonesia, akses produk-produk Indonesia yang lain untuk masuk ke Thailand pun bisa diperbesar.
"Kalau misalnya kita bisa membuat MRA, kita bisa melihat bahwa produk-produk yang selama ini di Thailand kurang optimal, bisa dioptimalkan," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :