Maros wakili Sulsel di Nusa Dua Fiesta 2012
Sabtu, 03 November 2012 - 18:38 WIB
Maros wakili Sulsel di Nusa Dua Fiesta 2012
A
A
A
Sindonews.com - Wisatawan asing dan lokal, tumpah di Nusa Dua bali, untuk menyaksikan langsung pameran Nusa Dua Fiesta (NDF) ke-15/2012. Pelaksanaan NDF 2012, ini digelar selama empat hari.
Sebagai salah satu kabupaten yang mengandalkan potensi pariwisata, kabupaten Maros, Sulsel tidak mau ketinggalan. Terbukti, kabupaten Maros memboyong dua puluh kru dan staf Dinas Pariwisata kabupaten Maros, untuk mengikuti ajang berkelas internasional tersebut.
Menurut Koordinator Perlengkapan NDF 2012, Made Pariwijaya Maros merupakan satu-satunya kabupaten yang berasal dari Sulsel. Padahal kata dia, ajang NDF 2012 ini merupakan kesempatan beberapa daerah untuk memperkenalkan potensi pariwisata mereka ke turis mancanegara.
"Iya untuk Sulsel, hanya kabupaten Maros yang mengikutkan kontingennya pada pameran ini. Kami sendiri memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, karena mau mengikuti pelaksanaan pameran ini," katanya.
Dia menuturkan, pada kegiatan NDF 2012 ini, panitia menyediakan, sekitar 64 stand. 24 diantaranya merupakan stand perhotelan di Nusa Dua. Di antara 64 stand itu terdapat 10 provinsi yang membuka stand." Ada beberapa kabupaten yang ikut, yakni Bangka, Maros dan beberapa daerah lainnya. Juga ada 10 provinsi yang ikut berpartisipasi," jelasnya.
Kegiatan ini kata Made, merupakan even reguler, yang dilaksanakan setiap tahun. Ajang ini memberikan kesempatan kepada daerah untuk memperkenalkan daerah mereka. Pada kegiatan yang berlangsung empat hari ini turut pula menampilkan pagelaran musik, yang menghadirkan musisi diantaranya Fariz RM, Dwiki Dharmawan, DJ Nino, Ayu Laksmi, Kailash Kokopelli, Pejman Jahanara, Supa Kalulu, Wang Ying.
Made menuturkan, kegiatan itu menargetkan peningkatan ocupancy Turis lokal dan manca negara. "Yang paling penting adalah pesan kita ke luar negeri sampai, yakni Indonesia itu aman," ungkapnya.
Sementara itu Bupati Maros, HM Hatta Rahman yang turut menghadiri kegiatan NDF 2012 menuturkan, pihaknya sengaja mengikutkan Dispar Maros pada NDF 2012 ini. Karena dia menyadari betul, bila Maros mengikuti beberapa efen pameran budaya, maka perlahan tapi pasti hal itu akan mendongkrak pariwisata yang ada di Maros. Apa lagi kata Hatta, saat ini Maros memilih sektor pariwisata sebagai idola dalam pencapaian PAD.
"Bila kita ingin memajukan pariwisata kita, maka yang paling utama adalah, kita dikenal. Saya berharap melalui kegiatan ini Maros pun dapat dikenal, baik di manca negara maupun di dalam negeri kita sendiri," ungkapnya.
Sebagai salah satu kabupaten yang mengandalkan potensi pariwisata, kabupaten Maros, Sulsel tidak mau ketinggalan. Terbukti, kabupaten Maros memboyong dua puluh kru dan staf Dinas Pariwisata kabupaten Maros, untuk mengikuti ajang berkelas internasional tersebut.
Menurut Koordinator Perlengkapan NDF 2012, Made Pariwijaya Maros merupakan satu-satunya kabupaten yang berasal dari Sulsel. Padahal kata dia, ajang NDF 2012 ini merupakan kesempatan beberapa daerah untuk memperkenalkan potensi pariwisata mereka ke turis mancanegara.
"Iya untuk Sulsel, hanya kabupaten Maros yang mengikutkan kontingennya pada pameran ini. Kami sendiri memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, karena mau mengikuti pelaksanaan pameran ini," katanya.
Dia menuturkan, pada kegiatan NDF 2012 ini, panitia menyediakan, sekitar 64 stand. 24 diantaranya merupakan stand perhotelan di Nusa Dua. Di antara 64 stand itu terdapat 10 provinsi yang membuka stand." Ada beberapa kabupaten yang ikut, yakni Bangka, Maros dan beberapa daerah lainnya. Juga ada 10 provinsi yang ikut berpartisipasi," jelasnya.
Kegiatan ini kata Made, merupakan even reguler, yang dilaksanakan setiap tahun. Ajang ini memberikan kesempatan kepada daerah untuk memperkenalkan daerah mereka. Pada kegiatan yang berlangsung empat hari ini turut pula menampilkan pagelaran musik, yang menghadirkan musisi diantaranya Fariz RM, Dwiki Dharmawan, DJ Nino, Ayu Laksmi, Kailash Kokopelli, Pejman Jahanara, Supa Kalulu, Wang Ying.
Made menuturkan, kegiatan itu menargetkan peningkatan ocupancy Turis lokal dan manca negara. "Yang paling penting adalah pesan kita ke luar negeri sampai, yakni Indonesia itu aman," ungkapnya.
Sementara itu Bupati Maros, HM Hatta Rahman yang turut menghadiri kegiatan NDF 2012 menuturkan, pihaknya sengaja mengikutkan Dispar Maros pada NDF 2012 ini. Karena dia menyadari betul, bila Maros mengikuti beberapa efen pameran budaya, maka perlahan tapi pasti hal itu akan mendongkrak pariwisata yang ada di Maros. Apa lagi kata Hatta, saat ini Maros memilih sektor pariwisata sebagai idola dalam pencapaian PAD.
"Bila kita ingin memajukan pariwisata kita, maka yang paling utama adalah, kita dikenal. Saya berharap melalui kegiatan ini Maros pun dapat dikenal, baik di manca negara maupun di dalam negeri kita sendiri," ungkapnya.
(gpr)
Lihat Juga :