ICP Oktober turun menjadi USD 109,85 per barel
Minggu, 04 November 2012 - 14:16 WIB
ICP Oktober turun menjadi USD 109,85 per barel
A
A
A
Sindonews.com - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ICP) bulan Oktober 2012 tercatat sebesar USD109,85 per barel. Angka tersebut turun USD1,17 per barel dari USD111,02 per barel pada bulan September lalu.
Sementara itu, harga Minas/SLC turun sebesar USD0,98 per barel dari USD112,76 per barel menjadi USD 111,78 per barel.
Tim harga minyak Indonesia menuturkan, penyebabnya adalah pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi bahwa Arab Saudi masih memiliki kapasitas produksi sebesar 12,5 juta barel per hari (bph). Bahkan, jika dibutuhkan siap untuk memasok lebih banyak minyak mentah dari produksi saat ini.
Selain itu, juga masih adanya pengaruh dari perekonomian global seperti pelemahan perekonomian Amerika Serikat (AS) dan lambatnya penyelesaian utang di Spanyol. Faktor lainnya, terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2012 dari IMF, yang disebutkan turun sebesar 0,2 persen.
”International Energy Agency (IEA) merevisi proyeksi permintaan minyak mentah global tahun 2012 menjadi 89,67 juta barel per hari atau turun sebesar 0,11 juta barel per hari dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya karena perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang mengakibatkan rendahnya konsumsi bahan bakar,” kata tim harga minyak seperti dikutip dari situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Minggu (4/11/2012).
Berikut perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan oktober 2012 dibandingkan September 2012, sebagai berikut:
- WTI (Nymex) turun sebesar USD5,08 per barel dari USD94,65 per barel menjadi USD89,57 per barel.
- Brent (ICE) turun sebesar USD1,45 per barel dari USD112,97 per barel menjadi USD111,52 per barel.
- Tapis (Platts) turun sebesar USD0,75 per barel dari USD116,86 per barel menjadi USD116,11 per barel.
- Basket OPEC turun sebesar USD2,21 per barel dari USD110,67 per barel menjadi USD108,46 per barel.
Sementara itu, harga Minas/SLC turun sebesar USD0,98 per barel dari USD112,76 per barel menjadi USD 111,78 per barel.
Tim harga minyak Indonesia menuturkan, penyebabnya adalah pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi bahwa Arab Saudi masih memiliki kapasitas produksi sebesar 12,5 juta barel per hari (bph). Bahkan, jika dibutuhkan siap untuk memasok lebih banyak minyak mentah dari produksi saat ini.
Selain itu, juga masih adanya pengaruh dari perekonomian global seperti pelemahan perekonomian Amerika Serikat (AS) dan lambatnya penyelesaian utang di Spanyol. Faktor lainnya, terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2012 dari IMF, yang disebutkan turun sebesar 0,2 persen.
”International Energy Agency (IEA) merevisi proyeksi permintaan minyak mentah global tahun 2012 menjadi 89,67 juta barel per hari atau turun sebesar 0,11 juta barel per hari dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya karena perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang mengakibatkan rendahnya konsumsi bahan bakar,” kata tim harga minyak seperti dikutip dari situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Minggu (4/11/2012).
Berikut perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan oktober 2012 dibandingkan September 2012, sebagai berikut:
- WTI (Nymex) turun sebesar USD5,08 per barel dari USD94,65 per barel menjadi USD89,57 per barel.
- Brent (ICE) turun sebesar USD1,45 per barel dari USD112,97 per barel menjadi USD111,52 per barel.
- Tapis (Platts) turun sebesar USD0,75 per barel dari USD116,86 per barel menjadi USD116,11 per barel.
- Basket OPEC turun sebesar USD2,21 per barel dari USD110,67 per barel menjadi USD108,46 per barel.
(rna)
Lihat Juga :