Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV berpotensi naik
Senin, 05 November 2012 - 15:56 WIB
Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV berpotensi naik
A
A
A
Sindonews.com - Kuartal IV/2012 menjadi penentu bagi pemerintah Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5 persen. Jika melihat tren yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, kuartal IV mencatat kenaikan.
"Kalau kita lihat yang dulu-dulu itu biasanya naik di kuartal IV," ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Surhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Akan tetapi, lanjutnya, dengan kondisi perekonomian global saat ini banyak yang menjadi ketergantungan. Seperti misalnya, belanja pemerintah yang dimungkinkan mampu menyerap hingga 100 persen.
"Biasanya masih kuat. Untuk belanja pemerintah karena sudah tidak ada space lagi, kalau penyerapannya bisa 100 persen, itu bisa naik. Sekarang kumulatifnya sudah bagus, sisanya kalau bisa dipacu bisa lebih bagus," paparnya.
Selain itu, menurutnya, pemerintah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi domestik dan investasi. "Tinggal surplus dan defisit neraca perdaganganganya seperti apa," pungkasnya.
Seperti yang diketahui pertumbuhan ekonomi pada triwulan I sebesar 6,3 persen dan triwulan II sebesar 6,4 persen dan di triwulan III sebesar 6,17 persen. Untuk mencapai 6,5 persen di akhir tahun 2012, maka dibutuhkan capaian 7 persen pada triwulan IV.
"Kalau kita lihat yang dulu-dulu itu biasanya naik di kuartal IV," ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Surhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Akan tetapi, lanjutnya, dengan kondisi perekonomian global saat ini banyak yang menjadi ketergantungan. Seperti misalnya, belanja pemerintah yang dimungkinkan mampu menyerap hingga 100 persen.
"Biasanya masih kuat. Untuk belanja pemerintah karena sudah tidak ada space lagi, kalau penyerapannya bisa 100 persen, itu bisa naik. Sekarang kumulatifnya sudah bagus, sisanya kalau bisa dipacu bisa lebih bagus," paparnya.
Selain itu, menurutnya, pemerintah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi domestik dan investasi. "Tinggal surplus dan defisit neraca perdaganganganya seperti apa," pungkasnya.
Seperti yang diketahui pertumbuhan ekonomi pada triwulan I sebesar 6,3 persen dan triwulan II sebesar 6,4 persen dan di triwulan III sebesar 6,17 persen. Untuk mencapai 6,5 persen di akhir tahun 2012, maka dibutuhkan capaian 7 persen pada triwulan IV.
(rna)
Lihat Juga :