Genjot investor domestik, BEI aktifkan sosialisasi & edukasi
Senin, 05 November 2012 - 17:35 WIB
Genjot investor domestik, BEI aktifkan sosialisasi & edukasi
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan yang ada di bursa, investor domestik lebih mendominasi hingga 60 persen dan sisanya asing. Namun, untuk kepemilikan saham lebih didominasi oleh investor asing yang mencapai 60 persen dan sisanya domestik.
Menurut Direktur Utama BEI Ito Warsito, BEI sedang mempersiapan strategi untuk mengembangkan investor domestik pada 2013 nanti dengan mengaktifkan sosialisasi dan edukasi serta optimalisasi pusat infomarsi pasar modal.
"Hampir sama seperti tahun lalu, kami akan tetap aktifkan sosialisasi dan edukasi yang menjadi fokus kami sekarang ini, selain itu mengoptimalisasikan pusat informasi pasar modal diluar Jakarta, sera pojok-pojok kampus BEI yang sekaraang jumlahnya hampir 70. Selain itu kami berencana menggunakan sosial media sebagai salah satu pelengkap kegiatan sosialisasi," katanya di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Menurut Ito jumlah investor domestik secara jangka panjang memang tidak terlalu tinggi, walaupun bila dilihat secara jangka panjang selama kurun waktu tiga tahun mengalami lonjakan hingga dua kali lipat dari Juli 2009.
"Katakanlah jumlah investornya tidak terlalu tinggi bila dilihat jangka panjang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir melonjak dua kali lipat," ujar Ito.
Menurut Direktur Utama BEI Ito Warsito, BEI sedang mempersiapan strategi untuk mengembangkan investor domestik pada 2013 nanti dengan mengaktifkan sosialisasi dan edukasi serta optimalisasi pusat infomarsi pasar modal.
"Hampir sama seperti tahun lalu, kami akan tetap aktifkan sosialisasi dan edukasi yang menjadi fokus kami sekarang ini, selain itu mengoptimalisasikan pusat informasi pasar modal diluar Jakarta, sera pojok-pojok kampus BEI yang sekaraang jumlahnya hampir 70. Selain itu kami berencana menggunakan sosial media sebagai salah satu pelengkap kegiatan sosialisasi," katanya di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Menurut Ito jumlah investor domestik secara jangka panjang memang tidak terlalu tinggi, walaupun bila dilihat secara jangka panjang selama kurun waktu tiga tahun mengalami lonjakan hingga dua kali lipat dari Juli 2009.
"Katakanlah jumlah investornya tidak terlalu tinggi bila dilihat jangka panjang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir melonjak dua kali lipat," ujar Ito.
(gpr)
Lihat Juga :