Kuartal III, Jaya Agra serap 70% capex
Senin, 05 November 2012 - 17:42 WIB
Kuartal III, Jaya Agra serap 70% capex
A
A
A
Sindonews.com - PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) hingga akhir kuartal III tahun ini telah menyerap belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp342,3 miliar atau setara 70 persen dari total belanja modal perseroan sepanjang tahun ini.
"Realisasi capex hingga kuartal III tahun ini sebesar 70 persen dari total capex Rp489 miliar," kata Direktur Keuangan JAWA Bambang S Ibrahim, Senin (5/11/2012).
Belanja modal perseroan digunakan untuk penanaman baru dan perawatan kebun. Sementara itu, hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan mampu mencetak laba bersih Rp187 miliar atau naik 1,08 persen dari Rp185 miliar pada akhir tahun 2011.
Peningkatan laba bersih tersebut didorong dari target pendapatan akhir tahun menjadi Rp830 miliar, naik 28,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp647 miliar. "Untuk menopang pendapatan, kami melakukan pembelian dari pihak ketiga, terutama untuk karet yang mencapai 3.100 ton," katanya.
Direktur Utama JAWA, Harijadi Soedarjo mengatakan, pada kuartal III/2012 perseroan membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 22,85 persen menjadi Rp117,62 miliar dari Rp152,45 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sama halnya dengan laba komprehensif periode berjalan turun 22,65 persen menjadi Rp120,62 miliar dari Rp155,95 miliar.
Menurut dia, penurunan laba bersih karena beban pokok penjualan perseroan yang mengalami peningkatan cukup signifikan menjadi Rp317,73 miliar pada kuartal III/2012 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp266,37 miliar.
Sementara, penjualan perseroan mengalami peningkatan sebesar 2,99 persen menjadi Rp517,26 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp502,25 miliar.
"Realisasi capex hingga kuartal III tahun ini sebesar 70 persen dari total capex Rp489 miliar," kata Direktur Keuangan JAWA Bambang S Ibrahim, Senin (5/11/2012).
Belanja modal perseroan digunakan untuk penanaman baru dan perawatan kebun. Sementara itu, hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan mampu mencetak laba bersih Rp187 miliar atau naik 1,08 persen dari Rp185 miliar pada akhir tahun 2011.
Peningkatan laba bersih tersebut didorong dari target pendapatan akhir tahun menjadi Rp830 miliar, naik 28,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp647 miliar. "Untuk menopang pendapatan, kami melakukan pembelian dari pihak ketiga, terutama untuk karet yang mencapai 3.100 ton," katanya.
Direktur Utama JAWA, Harijadi Soedarjo mengatakan, pada kuartal III/2012 perseroan membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 22,85 persen menjadi Rp117,62 miliar dari Rp152,45 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sama halnya dengan laba komprehensif periode berjalan turun 22,65 persen menjadi Rp120,62 miliar dari Rp155,95 miliar.
Menurut dia, penurunan laba bersih karena beban pokok penjualan perseroan yang mengalami peningkatan cukup signifikan menjadi Rp317,73 miliar pada kuartal III/2012 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp266,37 miliar.
Sementara, penjualan perseroan mengalami peningkatan sebesar 2,99 persen menjadi Rp517,26 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp502,25 miliar.
(rna)
Lihat Juga :