Pemda minta upeti pengusaha, sudah rahasia umum

Senin, 05 November 2012 - 18:15 WIB
Pemda minta upeti pengusaha,...
Pemda minta upeti pengusaha, sudah rahasia umum
A A A
Sindonews.com - Modus pemerintah di daerah yang meminta upeti dari kalangan pengusaha seperti yang terjadi dalam kasus Buol marak terjadi sejak lahirnya Undang-Undang Otonomi Daerah. Praktek itu kerap dilakukan penguasa daerah dengan aturan yang dibuatnya sendiri.

"Ini sesuatu yang sudah menjadi rahasia umum dan dilakukan secara sembunyi," kata Ketua Advokasi Kebijakan Publik Antony Herman di Jakarta, Senin (5/11/2012).

Antony mengaku pihaknya banyak menerima keluhan dari kalangan pengusaha terkait perilaku pemerintah daerah ini. Bahkan, Pemda sengaja mengkondisikan untuk mempersulit proses perizinan usaha di daerah.

"Celah ini yang kelihatannya dimainkan oleh oknum-oknum di daerah dimana pengusaha mengejar tenggat waktu realisasi bisnisnya sementara perizinan bisnisnya tergantung kepada mereka. Disitulah terjadi transaksi," sebutnya.

Bahkan, lanjut dia, Bappenas mengetahui permasalahan investasi yang dihadapi pengusaha di daerah. "Bappenas sendiri mengatakan bahwa high cost economy mencapai 30 persen lebih dari total operating cost-nya pengusaha," ujarnya.

Namun, lanjut Antony, perbaikan iklim di tiap daerah tidak signifikan meski data itu setiap tahun dikirim ke Kemenko Perekonomian.

"Seolah-olah dengan sistem otonomi yang ada ini, pemerintah pusat tidak terlalu banyak untuk meluruskan itu karena memang penyerahan kewenangan daerah beberapa aspek perizinan. Itu membuat mereka seolah-olah tidak mempunyai langkah kecuali Presiden mengimbau kepada Gubernur dan Bupati untuk membenahi itu," paparnya.

Karena itu, Advokasi Kebijakan Publik mendukung jika ada inventaris Perda-Perda bermasalah yang dikeluarkan pemerintah daerah.

"Serahkan masalah itu kepada lembaga-lembaga independen atau kalangan universitas. Nantinya tinggal pemerintah pusat mengolah data itu," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bahlil Blak-blakan Soal...
Bahlil Blak-blakan Soal Dugaan Minta Upeti Izin Tambang ke Pengusaha
DPR Didesak Bentuk Pansus...
DPR Didesak Bentuk Pansus Selidiki Dugaan Upeti Bahlil Lahadalia
Tak Pernah Bayar Upeti...
Tak Pernah Bayar Upeti ke Negara, PETI Langgar Konstitusi
Bernuansa Black Gold...
Bernuansa Black Gold dan Vintage, Begini Kemewahan Ulang Tahun Pengusaha Tajir Benny Gunawan
Sadis, Tolak Bayar Upeti...
Sadis, Tolak Bayar Upeti Wanita Pedagang Sayur Babak Belur Dihajar Preman
Terungkap, Upeti Jadi...
Terungkap, Upeti Jadi Kode Suap Pengurusan Perkara di Pengadilan Negeri Surabaya
Berita Terkini
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
15 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
44 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved