Hatta : Pengusaha mogok karena sweeping buruh
Selasa, 06 November 2012 - 10:47 WIB
Hatta : Pengusaha mogok karena sweeping buruh
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menuding mogoknya pengusaha karena ulah serikat pekerja yang melakukan sweeping sebelumnya.
"Ini adalah salah satu hal akibat sweeping yang tidak perlu. Karena sweeping tidak boleh dilakukan dan saya sudah bicara dengan serikat pekerja, jangan dilakukan sweeping," ujar Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa (7/11/2012).
Menurutnya, ini tidak pantas untuk dilakukan di kondisi investasi yang sedang tertuju di Indonesia. Karena, tindakan sweeping membuat situasi yang tidak mampu menahan individu untuk tidak ikut merusak bangunan ataupun hal negatif lainnya.
"Karena jika sekali dilakukan sweeping, kita tidak dapat menahan orang lain ikut-ikutan merusak, merusak bangunan. Sekali lagi saya katakan, mari kita jaga iklim investasi di mana Indonesia sekarang, betul-betul menjadi darlingnya para investor saat ini," pungkasnya.
Hatta malah akhirnya mempertanyakan bagaimana bisa untuk menunjukan investasi sebagai mesin pertumbuhan dengan kondisi yang seperti ini. "Ini ujian buat bangsa di mana kita harus membuktikan apakah betul kita bakal menjadi negara tujuan investasi yang baik?" ujarnya.
Padahal diketahui, sektor investasi merupakan pendorong sektor konsumsi untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Inipun menjadi sangat krusial dan mesti diselesaikan.
"Oleh sebab itu maka ini masalah yang sangat krusial untuk kita selesaikan. Tidak mungkin kita bisa mencapai investasi yang kita harapkan jika tidak didukung dengan iklim investasi yang baik, salah satunya adalah masalah perburuhan," jelasnya.
"Ini adalah salah satu hal akibat sweeping yang tidak perlu. Karena sweeping tidak boleh dilakukan dan saya sudah bicara dengan serikat pekerja, jangan dilakukan sweeping," ujar Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa (7/11/2012).
Menurutnya, ini tidak pantas untuk dilakukan di kondisi investasi yang sedang tertuju di Indonesia. Karena, tindakan sweeping membuat situasi yang tidak mampu menahan individu untuk tidak ikut merusak bangunan ataupun hal negatif lainnya.
"Karena jika sekali dilakukan sweeping, kita tidak dapat menahan orang lain ikut-ikutan merusak, merusak bangunan. Sekali lagi saya katakan, mari kita jaga iklim investasi di mana Indonesia sekarang, betul-betul menjadi darlingnya para investor saat ini," pungkasnya.
Hatta malah akhirnya mempertanyakan bagaimana bisa untuk menunjukan investasi sebagai mesin pertumbuhan dengan kondisi yang seperti ini. "Ini ujian buat bangsa di mana kita harus membuktikan apakah betul kita bakal menjadi negara tujuan investasi yang baik?" ujarnya.
Padahal diketahui, sektor investasi merupakan pendorong sektor konsumsi untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Inipun menjadi sangat krusial dan mesti diselesaikan.
"Oleh sebab itu maka ini masalah yang sangat krusial untuk kita selesaikan. Tidak mungkin kita bisa mencapai investasi yang kita harapkan jika tidak didukung dengan iklim investasi yang baik, salah satunya adalah masalah perburuhan," jelasnya.
(gpr)
Lihat Juga :